Kamis, 22 June 2017, 21:24:21 WIB

Permainan Sepak Rago

21 May 2015 12:19 WIB - Sumber : - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 417 kali

Dewasa ini kesenian-kesenian tradisional mulai ditinggalkan oleh masyarakat diantaranya adalah permainan tradisional yang sudah banyak ditinggalkan terutama oleh generasi muda dengan berbagai alasan antaranya karena mereka menganggap permainan tersebut telah kuno, tidak menarik, susah untuk mendapatkannya apalagi didaerah perkotaan dan lain sebagainya. Seperti yang di lansir dari http://kebudayaanindonesia.net/, sebaliknya mereka lebih tertarik dengan permainan modern dengan alasan lebih menarik, menyenangkan dan mudah didapatkan. 

Pemainan sepak rago adalah permainan tradisional dari sumatera barat, permainan sepak rago umunya dimainkan pada upacara anak nagari, dimainkan oleh anak laki-laki dengan jumlah pemain 9 orang. Peralatan yang digunakan yaitu bola yang terbuat dari anyaman rotan berdiameter 15 cm, permainan dilakukan di lapangan terbuka dengan membuat lingkaran yang garis tengahnya 4,5 m. 

Kemudian dibagi menjadi 9 sektor dengan memberi tanda, pemain berdiri pada sektor masing-masing dan seorang ditengah sebagai pembagi bola, baik menerima maupun memberi bola harus melalui tendangan. Pertandingan dibagi dalam dua tahap, yaitu babak penyisihan disebut derap dan babak final disebut boko. Penilaian dilakukan terhadap teknik serta gaya dalam menendang bola yang disebut renten, lamanya permainan derap 15 menit sedangkan boko 30 menit, dapat diperpanjang jika dianggap perlu oleh wasit. 

Pada zaman dahulu permainan sepak rago dilakukan oleh para pemuda di kampung-kampung pada sore hari untuk mengisi waktu luang dan sebagai sarana hiburan. Tidak ada penilaian yang baku pada permainan ini, karena permainan ini tidak dipertandingkan, yang ada hanya penilaian pada kemahiran pemain dalam memainkan bola supaya tidak jatuh ke tanah. Permainan ini sekarang masih dapat dijumpai di daerah pinggiran kota Padang dan juga daerah-daerah lain di sumatera barat, akan tetapi di wilayah perkotaan sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat. 

Akhir-akhir ini, permainan sepak rago sudah mulai diperlombakan dan sudah banyak grup-grup sepak raga yang mulai bermunculan. Ada banyak manfaat yang dapat diperoleh melalui permainan sepak rago ini selain olahraga, yaitu: melalui permainan ini seseorang bisa mengenali dirinya sendiri dan potensi yang ia miliki, seseorang bisa menyadari bahwa dia tidak hidup sendiri di dalam masyarakat, dalam hidup bermasyarakat seseorang harus dapat bekerja sama dengan orang lain, jika ada permasalahan, hendaknya dimusyawarahkan apa solusinya yang terbaik untuk bersama. Sepak rago mirip dengan olahraga sepak takraw yang menggunakan bola rotan, perbedaannya pada sepak rago tidak menggunakan net. 

 

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co