Kamis, 22 June 2017, 21:25:29 WIB

Prosesi Pernikahan Adat Minang

21 May 2015 12:16 WIB - Sumber : - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 2084 kali

Adat pernikahan minang memiliki tradisi yang sedikit berbeda dari pada tradisi pernikahan di daerah lainnya di Indonesia. Perbedaan dalam adat pernikahan minang tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi kebanyakan orang. Dari segi pakaian, pengantin minang biasanya memiliki aksesoris lebih banyak di bagian kepala. Selain itu juga ada beberapa tahapan tradisi dan upacara adat pernikahan minang.

1. Maresek

Maresek merupakan tahapan pertama dalam tradisi pernikahan adat minang, tahapan ini bermaksud sebagai penjajakan pertama atau pengenalan kedua calon mempelai. Karena masyarakat minang menganut sistem matrilineal, maka dalam tradisi ini biasanya pihak mempelai perempuan yang datang ke pihak mempelai pria dengan membawa buah tangan seperti buah-buahan atau kue. Pada adat lama, biasanya ada seorang perempuan berpengalaman yang diutus pihak mempelai perempuan untuk mencari tahu apakah calon mempelai pria berniat untuk menikah dengan calon mempelai perempuan atau tidak.

2. Maminang atau batimbang tando

Prosesi ini dikenal juga dengan nama bertukar tanda. Pada tahapan ini, pihak keluarga perempuan kembali datang ke pihak keluarga pria untuk meminang. Prosesi bertukar tanda akan diteruskan jika pinangan diterima. Prosesi ini melibatkan tetua ninik mamak dari kedua belah pihak keluarga mempelai. Pada prosesi ini keluarga mempelai perempuan datang ke keluarga mempelai pria dengan membawa sirih pinang lengkap disusun dalam carano atau kampia (tas yang terbuat dari daun pandan) yang disuguhkan untuk dicicipi keluarga pihak pria.

3. Mahanta siriah

Prosesi ini merupakan tahapan untuk meminta izin kepada orangtua kedua mempelai. Mempelai pria meminta izin pada orangtuanya untuk menikah, begitu juga mempelai perempuan meminta izin kepada orangtuanya untuk menikah.

4. Babako-babaki

Pada prosesi ini, pihak perempuan yang disebut babako menunjukkan kasih sayangnya dengan ikut memikul biaya pernikahan sesuai dengan kemampuan mereka. Prosesi ini biasanya dilakukan beberapa hari sebelum akad nikah.

5. Malam bainai

Malam bainai ini merupakan malam ketika kuku-kuku dan jari mempelai perempuan dihias dengan tumbukan halus daun pacar merah atau inai. Prosesi ini merupakan simbol kasih sayang para sesepuh keluarga mempelai perempuan kepada si calon mempelai perempuan. Seperti yang di lansir dari http://padusi.acara-event.com.

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co