Senin, 24 July 2017, 23:53:51 WIB

Tiga Warna Kebesaran Minangkabau

11 June 2015 12:21 WIB - Sumber : - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 630 kali

Tiga Warna Kebesaran Minangkabau atau di sebut juga "Marawa" yg menjadi warna khas di Minangkabau atau provinsi Sumatera barat. Marawa (umbul-umbul) di Sumatera barat ( di Padang istilah populer nya) yang terdiri dari tiga warna yaitu hitam, merah, dan kuning persis warna bendera negara Jerman, merupakan lambang atau pencerminan wilayah Adat Luhak Nan Tigo (yang tiga) yang ada di wilayah provinsi Sumatera barat.

Warna kuning, melambangkan Luhak Tanahdatar (Batusangkar) dengan makna (aianyo janiah, ikannyo jinak dan buminyo dingin = airnya jernih ikannya jinak buminya dingin). Warna merah melambangkan Luhak Agam (Bukittinggi) dengan makna (aianyo karuah, ikannya liah dan buminyo hangek = airnya keruh ikannya liar buminya hangat) dan sedangkan warna hitam melambangkan Luhak Limopuluah Koto (aianyo manih, ikannyo banyak dan buminyo tawa = air nya manis ikan nya banyak buminya tawar)

Setiap warna-warna Marawa tersebut  juga mempunyai arti sendiri tidak terkecuali tiangnya, yaitu, seperti yang dilansir dari asrilambo.mywapblog.com:

1. Tiang: Melambangkan mambasuik dari bumi.

2. Hitam: Melambangkan tahan tapi mempunyai akal dan budi. 

3. Kuning: Melambangkan keagungan, punya undang-undang dan hukum,

4. Merah: Melambangkan keberanian, punya raso jo pareso (rasa dan perasa)

5. Putih: Melambangkan kesucian, punya alur dan patut.

Sedang kan tata cara pemakaian marawa empat warna tersebut adalah: Pertama dipakai atau dipasang ketika upacara adat kebesaran Ninik Mamak Pemangku Adat (urang ampek jinih dan jinih nan ampek). Kedua dipakai atau dipasang ketika pelantikan atau pengambilan sumpah penghulu, manti, malin dubalang dan sebagainya.

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co