Senin, 26 June 2017, 03:46:27 WIB

Alpha Zetizen of The Year West Sumatera

05 October 2016 09:00 WIB - Sumber : Eri Mardinal - Padang Ekspres - Editor : Riyon    Dibaca : 83 kali

Calon Alpha Zetizen pertama adalah Haekal Siraj. Remaja kelahiran 19 tahun lalu itu terlahir di ibukota provinsi paling barat Indonesia, Banda Aceh. Di sana, dia menempuh pendidikan selama 12 tahun, yakni di SDN Gue Gajah Kabupaten Aceh Besar, SMPN 3 Standar Nasional Kota Banda Aceh, hingga SMAN Unggul 1 Kota Banda Aceh.

Saat ini, Haekal sedang menempuh studi strata-1 di jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Andalas (Unand). Motivasi ingin belajar langsung dari sumber penghasil diplomat yang pernah dimiliki oleh bangsa ini seperti Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir dan Tan Malaka kemudian mengantarkannya untuk memilih jurusan Ilmu Hubungan Internasional Unand. 

Sejak SMP, Haekal telah aktif berorganisasi. Saat itu dia menjabat sebagai Ketua Seksi Pendahuluan dan Bela Negara OSIS SMPN SN 3 Banda Aceh terhitung sejak tahun 2010 hingga tahun 2011. Saat SMA, dia menjadi pendiri sekaligus merangkap sebagai Ketua Komunitas Hijau Jeumpa Puteh. 

Di Universitas Andalas, kini dia menjadi anggota AIESEC Local Committee Universitas Andalas. Sejumlah prestasi pun telah diraih di antaranya menjadi perwakilan Provinsi Aceh pada Kompetisi Kita Harus Belajar (Kihajar) 2010, pernah diundang oleh Presiden Republik Indonesia-VI sebagai 1 dari 1.000 siswa berprestasi se-Indonesia pada peringatan Hari Anti Narkoba Internasional tahun 2011 di Provinsi DKI Jakarta.

Dan proyek lingkungan yang dia ciptakan semasa SMA juga pernah dinobatkan oleh Universiti Kebangsaan Malaysia, ASEAN Youth Volunteer Programme dan Koalisi Pemuda Hijau Indonesia-Regional Aceh sebagai The Best Project of Green Up Your School 2015.

“Aksi positif terbesar yang pernah aku lakukan adalah menjadi ketua panitia proyek internasional, World Kidney Day Awareness Campaign 2016 yang diinisiasi oleh AIESEC National Committee Indonesia bersama Danone-Aqua dan AIESEC Local Committee Universitas Andalas khususnya. Saat itu aku berhasil mengundang mahasiswi The University of The Philippines untuk terlibat dalam kegiatan sosial tersebut. Sebanyak 1 panti asuhan, 3 desa, 2 kecamatan, dan 12 sekolah kami kunjungi. Di sana kami melakukan sosialisasi kesehatan ginjal, penampilan kebudayaan Filipina, pembagian jajanan sehat, pembagian alat tulis, pengumpulan donasi untuk pasien sakit ginjal, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.Lebih dari 4.000 orang menjadi peserta kegiatan tersebut yang kami lakukan melalui roadshow maupun virtual,” tuturnya. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co