Sabtu, 19 August 2017, 08:56:26 WIB

Dies Natalis, Faterna Adakan Sidang Terbuka

16 October 2016 10:32 WIB - Sumber : Metria/gentaandalas - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 87 kali

berlangsung sidang terbuka menyambut Dies Natalis Fakultas Peternakan (Faterna) Unand ke-53 di Convention Hall (CH). Mengusung tema “Percepatan Pembangunan Peternakan Menuju Kedaulatan Pangan Hewani”, sidang terbuka ini dibuka langsung oleh dekan Faterna James Hellyward dan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Bupati Sumbar, Rektor Unand, Ketua Senat, Guru Besar Unand, Kepala Dinas Peternakan Sumbar, Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Pelaihari (BPTU HPT) Padang Mengatas serta tamu undangan lainnya.

Melalui sidang terbuka ini, James menyampaikan dalam lima tahun belakangan perkembangan dosen dan mahasiswa Faterna mengalami fluktuasi. Di samping itu, Ia mengatakan bahwa saat ini Faterna telah memiliki empat bidang kajian ilmu diantaranya bagian Ilmu Teknologi Produksi Ternak, Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Teknologi dan Pengolahan Hasil Ternak dan Pembangunan serta Ilmu Bisnis Peternakan di samping program Jenjang Strata 2 (S2) dan Jenjang Starta 3 (S3).

Dalam waktu dekat ini, Ia mengatakan Faterna akan menerima mahasiswa credit earning dari Universitas Jambi (Unja) dan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau. Selain itu, Ia juga akan mengirim mahasiswanya ke Okayama University Jepang, King Rajabat University Thailand, dan kampus lainnya. Hal ini bertujuan untuk menambah wawasan dan skill mahasiswa.

Di samping itu, dalam sidang terbuka ini, Dekan Faterna Fuad Madarisa diberi kesempatan untuk menyampaikan orasi ilmiah mengenai Kolaborasi Pemangku Kepentingan untuk Perbaikan Kompetensi Peternak dan Percepatan Pembangunan Peternakan.

Fuad mengakui bahwa tidak semua kelompok peternak akan berhasil. Ia memberikan solusi dengan terus melaksanakan pelatihan untuk meningkatkan sumber daya, karena kondisi lapangan memiliki pengaruh besar dalam menentukan pembangunan. “Kolaborasi perlu untuk perbaikan kompetensi peternak dan percepatan dinamika pembangunan peternakan,” ujarnya. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co