Selasa, 17 January 2017, 17:55:25 WIB

Pengedar Sabu Dibekuk tanpa Perlawanan

29 December 2016 09:56 WIB - Sumber : Hendri - Padang Ekspres - Editor : Riyon    Dibaca : 17 kali

Kasus Narkoba Meningkat di Sijunjung

Satuan Narkoba Polres Sijunjung mengamankan seorang pengedar narkoba bernama Yono, di Jorong Kamangsentosa, Nagari Kamang, Kecamatan Kamangbaru, Selasa (27/12) sekitar pukul 13.00. Pelaku ditangkap bersama barang bukti dua paket sabu.

Informasi yang dihimpun di Mapolres Sijunjung, petugas sebetulnya sudah mencium adanya transaksi pelaku dengan pembeli beberapa kali sebelumnya. Namun, saat pengintaian, pelaku seolah menyadari telah diintai sehingga penangkapan gagal dilakukan. 

Pada Selasa (27/12), pelaku kembali diintai. Saat itu, ada laporan dari masyarakat yang menyebutkan, pelaku yang dikenal licin dan beberapa kali lolos itu akan transaksi.

“Kami lakukan pengintaian lagi, dan pelaku terlihat tengah menunggu calon pembeli. Lalu kami lakukan penangkapan tanpa perlawanan,” jelas Kapolres AKBP Dody Pribadi didamping Kasat Narkoba AKP Afdimon, Paur Humas Polres Iptu Nasrul dan KBO Narkoba Ipda Rojulan.

Sebelumnya, pada 14 Desember lalu, kata Kapolres, Satuan Narkoba Polres Sijunjung juga berhasil menangkap mandor proyek pembangunan saluran udara tegangan ekstra tinggi (Sutet), Tomi Wobowo di Pink Hotel, Kilirianjao, Nagari Muarotakung. 

Pelaku berhasil diamankan bersama satu paket sabu beserta alat isap, seperti pirek, dan bong. Sebelum itu, pada 8 Desember, petugas Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II-B Muaro Sijunjung berhasil menggagalkan pasokan sabu ke LP oleh seorang napi kasus sabu.

Modus pelaku dengan memasukkan satu paket sabu ke dalam botol shampo. Kemudian, paket sabu dibungkus lagi dengan kantong plastik kecil. Curiga dengan botol shampo tersebut, petugas kemudian memeriksanya dan menemukan paket sabu ukuran sedang.

Pemesan sabu bernama Slamet Mardianto, narapidana kasus sabu yang diamankan petugas. Temuan tersebut langsung ditangani Satuan Narkoba Polres Sijunjung. “Dalam Desember ini, kami sudah menangani tiga kasus sabu. Di antaranya temuan sabu dalam paket kiriman salah satu penghuni LP,” beber Afdimon.

Selama tahun 2016, Polres Sijunjung mengungkap 21 kasus narkoba, 16 kasus di antaranya sabu dan 5 kasus jenis ganja. Dibanding tahun 2015, terjadi peningkatan kasus narkoba di Sijunjung.

Tahun 2015, kasus narkoba berhasil diungkap hanya 15 kasus dengan 35 tersangka yang didominasi kasus sabu. Dari 15 kasus, 11 di antaranya adalah kasus sabu dengan 31 tersangka. Sementara, sisanya 2 kasus, adalah narkoba jenis ganja dengan 4 tersangka. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co