Kamis, 27 April 2017, 06:24:04 WIB

SMPN 1 Sitiung masih Pungut Uang Komite

29 December 2016 10:36 WIB - Sumber : Seprianto - Padang Ekspres - Editor : Riyon    Dibaca : 35 kali

2017 Baru tak Ada Pungutan

Orang tua pelajar di SMPN 1 Sitiung mengeluhkan masih adanya pungutan yang dilakukan pihak sekolah dengan dalih uang komite. Orang tua pelajar mesti membayar uang Rp 200 ribu untuk pelajar kelas VII dan VIII. Sedangkan untuk kelas IX membayar Rp 250 ribu.

“Kami mesti membayar uang itu. Padahal katanya sekolah gratis,” kata orang tua tersebut yang enggan dituliskan namanya. Dia menyebutkan anaknya duduk di kelas VII. Dia tak mengetahui apakah pungutan itu resmi atau tidak.

Kepala SMPN 1 Sitiung  Sunadi membenarkan masih dilakukan pungutan itu. Seperti uang komite dan yang lainnya termasuk uang bangku. Namun dia menyampaikan pungutan tidak akan diberlakukan lagi pada tahun 2017.

“Saya telah sampaikan ke wali murid, jika tidak ada lagi pungutan pada tahun 2017,” katanya. Plt Sekkab Dharmasraya Leli Arni menyampaikan aturan tak boleh adanya pungutan, efektif pada tahun 2017 nanti.

Selain adanya Satgas Saber Pungli yang nantinya akan melakukan fungsi seperti intelejen, pencegahan dan sosialisasi, penindakan serta yustisi. Dia juga berharap adanya laporan langsung padanya terkait adanya praktik itu.

“Efektifnya di 2017. Saat ini tergantung kebijakan sekolah,” ucapnya. Untuk diketahui, akhir November lalu Presiden telah mengeluarkan Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar’.

Berdasarkan Perpres ini, Pemerintah RI telah memberikan legalitas kepada Satgas Saber Pungli untuk memberantas praktik Pungli di Indonesia.

Ada sekitar 58 item pungutan yang jika masih dimintai, maka termasuk dalam praktik Pungli. Di antaranya uang pendaftaran masuk, uang komite, uang OSIS, dan uang ekstrakulikuler. 

Sementara, di SDN 1 Sitiung, pihak sekolah mengembalikan pungutan yang telah dibayar orang tua. Seperti diakui Nurlela, orang tua murid di SDN 1 Sitiung. “Di sekolah anak saya, pihak sekolah mengembalikan uang yang telah dipungut,” katanya. (*)

 

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co