Jumat, 21 July 2017, 17:50:04 WIB

680 Pejabat Teken Pakta Integritas

05 January 2017 10:59 WIB - Sumber : Fajar Rillah Vesky - Padang Ekspres - Editor : Riyon    Dibaca : 37 kali

Janji Berantas Korupsi dan Gratifikasi

Sebanyak 680 pejabat Pemkab Limapuluh Kota yang dilantik dan dikukuhkan akhir tahun lalu, diminta Bupati Irfendi Arbi membuat dan menandatangani pakta integritas.

”Iya, semuanya kita minta bikin pakta integritas,” kata Irfendi usai menghadiri serah terima jabatan Kepala Dinas Kesehatan Limapuluh Kota dari dr Adel Nofirman kepada Tien Septino, Rabu siang (4/5).

Irfendi menyebut, ada enam butir pakta integritas yang mesti diteken pejabat eselon II, III, dan IV. Butir pertama, terkait janji untuk pro-aktif dalam mencegah dan memberantas korupsi.

Butir kedua, terkait janji tidak akan meminta atau menerima pemberian terkait dengan jabatan mereka, baik secara langsung atau tidak-langsung, sesuai ketentuan perundang-undangan. ”Butir kedua ini, bagian dari upaya kita untuk mencegah gratifikasi,” kata Irfendi. 

Sedangkan di butir ketiga, diikrarkan pejabat bakal bersikap jujur, objektif dan akuntabel selama menjalankan tugasnya. ”Kemudian, bekerja secara disiplin dan berdedikasi dalam memberikan yang terbaik bagi kemajuan Limapuluh Kota,” imbuh Irfendi.

Sementara, pada butir keenam pakta integritas para ASN yang diberi amanah dalam jabatan struktural, berjanji memegang teguh rahasia negara dan jabatan, serta setia dan taat kepada pimpinan dalam menjalankan fungsi abdi negara dan masyarakat.

Terakhir, mereka menyatakan bersedia dipindahkan atau diberhentikan dari jabatan yang diamanahkan, jika tidak dapat bekerja dengan baik atau melakukan tindakan berkaitan dengan pelanggaran hukum dan asusila.

”Setelah pakta integritas ini dibuat, saya minta seluruh kawan-kawan yang sudah dilantik dan dikukuhkan untuk kerja, kerja, dan kerja. Maksimalkan pelayanan terhadap masyarakat. Ingat, jabatan yang diduduki semuanya gratis. Tidak berbayar. Kalau tidak bekerja, saya berhentikan,” tegas Irfendi didampingi Kabag Humas Joni Amir dan Sekretaris BKD Aneta Budi.

Sebelumnya, dalam pidato saat serah terima jabatan Kepala Dinas Kesehatan, Irfendi juga meminta seluruh pejabat yang dilantik dan dikukuhkan akhir tahun lalu bekerja ekstra cepat dalam pembangunan dan pelayan masyarakat. ”Bagi pejabat yang lembek dan lalai, bisa dipastikan akan saya evaluasi,” tegas Irfendi.

Ia menegaskan, ke depan tidak mau pejabat berleha-leha dan bermain-main dalam pelaksanaan pekerjaan. Sebab, sorotan terhadap ASN dewasa ini semakin ketat. Termasuk, pengawasan dari pemerintah pusat dan masyarakat.

”Kita minta seluruh pejabat dan ASN di daerah ini benar-benar bisa menunjukan prestasi kerja dan dedikasi yang tinggi. Tak kalah pentingnya, mampu bersinergi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan pembangunan dan pelayanan masyarakat,” tutur Irfendi sembari meminta para abdi negara tersebut menjalin kekompakan dan kerja sama yang baik dengan berbagai pihak. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co