Kamis, 27 April 2017, 10:33:09 WIB

Tertibkan Media Massa Penyebar Berita Bohong

09 January 2017 10:16 WIB - Sumber : Aris Prima Gunawan - Padang Ekspres - Editor : Riyon    Dibaca : 24 kali

Terobosan Dewan Pers memasang barcode media massa, turut mendapat perhatian Bupati Kabupaten Padangpariaman, Ali Mukhni. Sebab Ali Mukhni meyakini, masyarakat membutuhkan informasi yang akurat, valid, tidak mengada-ada, serta memenuhi standar pers.

Selain itu, melalui pengamatannya dari fenomena pemilihan kepala daerah beberapa tahun terakhir, bahkan hingga sesudah pilkada tersebut, memacu munculnya berita hoax.

“Masyarakat Sumatera Barat, khususnya Padangpariaman, harus mendapatkan informasi mengenai pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah daerah. Tentunya ini sangat berguna untuk melakukan pengawasan dan sekaligus memberikan masukan kepada pemerintah daerah bersama DPRD,” kata Ali Mukhni didampingi Kabag Humas dan Protokoler Hendra Aswara di Pendopo Bupati, kemarin.

Saat ini terdapat puluhan media massa yang bekerja sama dengan Pemkab Padangpariaman. Baik dalam bentuk cetak ataupu media online. Dia sangat berharap media massa tersebut dapat bekerja dengan baik. Tentunya dengan menyuguhkan berita berimbang yang dapat dipercaya dan bukan berita hoax atau bohong.

Hendra Aswara menilai, media massa tentunya memenuhi kode etik asas pers sebagaimana ditetapkan dalam undang-undang, serta memenuhi standar perusahaan pers.

“Pemasangang barcode tentu dapat membantu kami nantinya dalam verifikasi media. Sehingga, Pemkab Padangpariaman dapat antisipasi keberadaan oknum penyalahgunaan peran pers,” ujarnya. 

Ketua PWI Padangpariaman, Ikhlas Bakri mengatakan, kebijakkan dewan pers memberikan barcode kepada perusahaan pers suatu langkah maju.  Sebab pascareformasi, kondisi kebebasan pers terbilang tidak terkendali. 

“Ini langkah maju dalam pembenahan pers. Sebelumnya kan sudah ada uji kompetensi wartawan. Terlebih ditambah dengan barcode yang mampu mendata legalitas pers tersebut di lapangan. Dengan demikian, media massa akan tersaring kebedaraannya nantinya,” ujar Ikhlas ketika dihubungi ke nomor telepon genggamnya kemarin. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co