Sabtu, 19 August 2017, 08:52:09 WIB

Wisata Nagari Kajai Belum Digarap

09 January 2017 10:22 WIB - Sumber : Rohimuddin - Padang Ekspres - Editor : Riyon    Dibaca : 71 kali

Membangun potensi parawisata yang ada di Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) merupakan salah satu langkah yang tepat untuk pengembangan perekonomian masyarakat.

Pertumbuhan jumlah kunjungan wisata akan berefek langsung pada bertambahnya jumlah uang berputar. Selin itu meningkatnya produksi barang dan jasa. Nagari Kajai dengan kondisi alam yang ada diyakini sangat berpotensi sebagai pusat kegiatan pariwisata persinggahan.

“Potensinya tersebar pada beberapa bidang wisata, seperti wisata alam dengan daya tarik hutan dan Gunung Talamau, goa-goa di Gunung Tanjung Beruang, air terjun, serta aliran-aliran sungai yang bermacam ragam keindahannya,” tutur Pj Wali Nagari Kajai Zamzami.

Menurutnya, untuk wisata budaya, sejarah, dapat mengandalkan keunikan budaya adat penghulu nan sapuluuh dan sejarah kampung-kampung lama walaupun semua potensi ini masih perlu digali.

Selain itu budaya berupa kesenian lokal beserta keunikannya, dengan sedikit sentuhan pemerintah, akan dapat mendukung sebagai tambahan daya tarik wisata.

Saat ini, sudah ada dua objek wisata di Nagari Kajai yakni wisata kampung lama Tinggamkajai dan wisata air terjun Sorosah Batang Nango. Potensi wisata yang dua ini sudah bisa dijadikan pedoman dan titik tolak mengembangkan potensi wisata di nagari setempat.

Melihat kondisi yang ada, pengunjung yang sering mendatangi kawasan wisata dikajai, kebanyakan wisatawan lokal. Wisatawan lokal didominasi remaja dan anak-anak yang dibawa orangtuanya untuk mengisi hari libur.

Selain itu, Nagari Kajai juga target persinggahan dalam perjalanan, buktinya tempat istirahat di Jorong Limpato sekarang sering dijadikan tempat berhenti para pengendara antar Kabupaten.

Bupati Pasbar  Syahiran menyampaikan, potensi alam objek wisata di Pasbar masih perlu didongkrak oleh SKPD lain, termasuk di Nagari Kakao. Bukan hanya pihak Dinas Pariwisata saja yang harus mengembangkannya. Karena, semua objek wisata di Pasbar itu masih perlu “diinfus” agar pembenahannya lebih optimal, termasuk danau indah.

Kemudian selain SKPD terkait, masyarakat setempat juga harus mendukung peningkatan objek wisata. Artinya mereka itu juga harus sadar wisata agar pelayanan di objek wisata dapat memenuhi kriteria pelayanan objek wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Pasbar, Armen menyampaikan, tingkat kunjungan wisatawan domestik pada 2015 berdasarkan data terakhir mencapai 172.436 orang dan dari mancanegara 45 orang.

Sedangkan untuk tahun 2016 ini masih pendataan, namun sesuai yang ditargetkan kunjungan terus meningkat dari tahun 2015 lalu. Salah satu upayanya adalah dengan terus memperbaiki sarana prasarana sejumlah objek wisata yang ada, termasuk di Kecamatan Talamau.

Objek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan adalah Pantai Air Bangis, Pantai Muaro Binguang, objek wisata riligi ikan larangan dan wisata Gunung Talamau dan Pantai Sasak. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co