Rabu, 18 October 2017, 09:03:16 WIB

Sanimas tak Sesuai Target

09 January 2017 10:24 WIB - Sumber : Aris Prima Gunawan - Padang Ekspres - Editor :    Dibaca : 114 kali

Terkendala Konflik Keuangan

Pengerjaan sanitasi masyarakat (sanimas) di Dusun Sikapakmudik Desa Sikapak Barat, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman tak sesuai target.

Seharusnya, tahun 2016 lalu pekerjaan telah selesai. Pengerjaan terkendala karena adanya konflik keuangan di Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sikapak Indah yang mengerjaan sanimas tersebut. 

Selain itu, berdasarkan informasi yang diperoleh Padang Ekspres, dari target 50 bak kontrol yang harus dicapai, baru sekitar 25 bak kontrol yang telah dikerjakan. Sedangkan anggaran pengerjaan sanitasi yang dikucurkan Rp 425 juta, sudah terserap sekitar Rp 300 juta.

Kondisi bak kontrol dan bak instalasi pengelolaan air limbah (bak utama, red) itu memang masih terlihat terbuka. Sebab bagian penutup bak belum dipasang atau dikerjakan.

Atrialdi, 35, kepala tukang pengerjaan sanimas Dusun Sikapakmudik mengatakan, pihaknya memang baru merampungkan sekitar 25 bak kontrol sanimas. Dia mengatakan, target pengerjaan bak kontrol sanimas tersebut harus terhubung ke 50 kepala keluarga atau rumah warga. 

“Bukan pengerjaannya sampai sekitar 25 bak control, tapi target awal yang dituntut fasilitator kami harus rampung sekitar 25 bak kontrol. Kalau target bak kontrolnya tetap 50 KK,” ujarnya.

Atrialdi yang juga berperan sebagai pengurus di KSM Sikapa Indah membenarkan, di kepengurusan KSM yang mengelola pengerjaan sanimas tesebut mengalami permasalahan. “Kalau pengerjaan tidak ada masalah. Hanya pengurusnya saja bermasalah karena pengelolaan keuangan tidak jelas,” ujarnya.

Ketua KSM Sikapak Indah, Rian Hidayat mengatakan, pihaknya tidak dapat menilai masalah pengerjaan sanimas di Dusun Sikapakmudik. Sebab masalah penilaian kerja saminas menurutnya tanggung jawab tim fasilitator yang ditugasi dalam pengerjaan tersebut. 

“Kendala tidak ada. Sebenarnya kerja ini masih berlanjut. Sekarang hanya menunggu fasilatator kontrak,” ujarnya.

Rian agaknya canggung dalam memberikan penjelasan terkait pengerjaan saminas itu. Kendati demikian, dia mengakui memang berencana mengundurkan diri sebagai pengurus KSM Sikapak Indah.

“Rencananya iya. Masalah kepengurusan KSM baru saya tidak tahu. Semua itu kembali kepada pihak desa,” tandasnya.

Selain itu, Sekretaris KSM Sikapak Indah, Elfitri juga mengatakan, dirinya akan turut mengundurkan diri bersama Ketua KSM. Sebab dia merasa sudah tidak sanggup menjalankan tugasnya. “Saya sudah persiapkan seluruh laporan pertanggung jawaban. Mulai dari laporan keuangan hingga pencapaian kerja,” katanya.

Kepala Desa Sikapak Barat, Efrizal menyayangkan adanya konflik di kepengurusan KSM Sikapak Indah. Sehingga mengganggu kelancaran pengerjaan sanimas. “Sebenarnya permasalah pengurus ini, karena kurangnya komunikasi masalah keuangan. Sehingga muncul kesalahan asumsi antar pengurus KSM,” katanya.

Efrizal menjelaskan, pihaknya selalu mengawasi perkembangan pekerjaan sanimas di Dusun Sikapakmudik itu. Bahkan dia sempat membekukan proses pengerjaan hingga konflik di KSM Sikapak Indah terselesaikan.

“Saya selalu mempertanyakan kelancaran pengerjaan sanimas ini. Saya juga selalu tekankan, agar pengurus harus melakukan musyawarah apabila terjadi permasalahan,” ujarnya.

Bahkan sekarang Efrizal mengaku lebih terkejut, karena mendapat kabar ketua dan sekretaris KSM Sikapak Indah akan mengundurkan dirinya. Sebab sejauh ini, dia belum mendapat laporan rencana pengunduran diri 2 orang pengurus inti KSM tersebut.

Sedangkan Fasilitator Sanimas Desa Sikapak Barat, Kalil mengakui, pengerjaan sanimas di Sikapakmudik memang belum rampung. Kendati dalam kontrak pengerjaan tertulis 31 Desember 2016 penyelesaiannya, ternyata kontrak tersebut diperpanjang hingga selesai.

Untuk itu, pengerjaan sanimas tersebut masih akan berlanjut Januari 2017 ini. “Baru sekitar 25 bak kontrol yang dikerjakan. Palingan dalam bulan ini, sanimas di Sikapakmudik itu sudah rampung dikerjakan. Sebab kontrak saya kemungkinan diperpanjang, Senin (9/1),” ujar Kalil. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co