Sabtu, 19 August 2017, 08:55:10 WIB

Simaka Diperkirakan Tuntas Seminggu

10 January 2017 11:24 WIB - Sumber : Redaksi - Editor : Riyon    Dibaca : 37 kali

Ruas Jalan Sicicin–Malalak-Balingka (Simaka) yang putus akibat longsor sejak Kamis (3/1) lalu, diperkirakan baru dapat dilalui dalam satu minggu ke depan. Kondisi ini dipicu adanya 11 titik longsor yang juga mengenai badan jalan dari Malalak Utara hingga Pintuangin, Kecamata IV Koto, Agam.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit sewaktu meninjau lokasi longsor di titik terparah antara Jorong Bancah dan Pintuangin, Kecamatan IV Koto, Agam, menimbun lebih dari 120 meter badan jalan.

Nasrul Abit menyebut, terbengkalainya pembersihan badan jalan Simaka akibat kurangnya peralatan dan cuacana tidak menentu. Jika situasi panas dan cerah, pengerjaan pembersihan badan jalan tentu dapat dituntaskan dalam 4 hari ini.

“Bila Jalan Simaka dapat kembali normal, arus kepadatan Jalan Padang–Bukittinggi bisa berkurang. Ini patut segera kita tuntaskan, karena menyangkut kesejahteraan hidup masyarakat, terutama di daerah ini,” tegasnya dalam relis yang dikirim Humas Pemprov Sumbar, kemarin.

Nasrul Abit juga menyinggung perihal kemacetan lebih dari 2,7 kilometer kemacetan di Kotobaru, Tanahdatar. Kondisi ini patut segera dilaporkan dengan melengkapi data foto saat-saat hari puncak, sebagai bahan laporan nantinya.

“Ini sesuatu yang mesti kita atasi secepatnya. Pembangunan jalan, apakah pelebaran, atau jalan layang. Arus Padang-Bukittinggi ini memang sudah menjadi kebutuhan yang mendesak,” ungkap Nasrul Abit.

Dia juga meminta Dinas Prasjal Sumbar segera berkoordinasi dalam pembangunan terowongan menuju Ngarai Sioanok. Di mana berdasarkan informasi Camat IV Kota, terdapat beberapa kesepatakan yang telah diperoleh. Tinggal bagaimana menjalani ganti rugi apakah dari dana APBD Sumbar atau APBN. (*)

 

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co