Rabu, 22 February 2017, 01:48:40 WIB

BPBD Imbau Warga Jauhi Pohon

10 January 2017 11:25 WIB - Sumber : Nanda Anggara - Padang Ekspres - Editor : Riyon    Dibaca : 24 kali

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terutama saat kondisi cuaca tidak menentu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bukittinggi mengimbau masyarakat selalu waspada. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak berada di lokasi perpohonan.

“Kondisi cuaca yang tidak menentu selama beberapa hari belakangan ini membuat sejumlah lokasi mengalami bencana. Mulai dari tanah longsor, banjir dan juga pohon tumbang. Hal itu juga berkemungkinan bisa saja terjadi di Bukittinggi. Bencana pohon tumbang merupakan ancaman besar bagi wilayah kita. Untuk itu, warga kita ingatkan agar berhati-hati,” imbau Kepala BPBD Bukittinggi, Musmulyadi, saat ditemui di Balai Kota Bukittinggi, kemarin (9/1).

Musmulyadi mengingatkan, ancaman bukan saja terjadi di pepohonan yang sudah berumur tua. Namun, juga terhadap pohon yang masih muda. Potensi pohon tumbang tersebut selalu bisa mengancam kapan saja. Untuk mengurangi efek bencana, pohon yang terlalu rimbun disarankannya agar segera dipangkas.

“Kami juga harus melakukan peremajaan terhadap pohon yang sudah tua, baik yang berada di sepanjang jalan umum, ataupun di lokasi ngarai yang ada di Bukittinggi. Kami harus menggantinya dengan tanaman muda supaya akar pohon mampu menanggulangi pergeseran tanah akibat erosi, sehingga tidak terjadi tanah longsor,” lanjut Musmulyadi.

Terkait persoalan banjir di Bukittinggi, Musmulyadi menerangkan jika titik-titik tersebut sudah jauh berkurang dari sebelumnya.

“Walaupun begitu, setiap individu harus patuh dan sadar akan bahaya dari pembuangan sampah sembarangan. Pihak BPBD minta agar sampah rumah tangga tidak dibuang lagi ke selokan dan juga saluran drainase lainnya yang akan membuat lobang itu sendiri menjadi sempit,” imbaunya.

Menurut Musmulyadi, khusus antisipasi banjir di daerah Bukittinggi, kiat utama dilakukan dengan pengerukan terhadap saluran air paling tidak dua kali dalam setahun. Pihaknya juga bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dalam penanggulangan bencana banjir ini.

“Kami akan saling koordinasi dengan Dinas PU agar semua saluran air tetap lancar sebagaimana mestinya. Karena debit air yang masuk ke Bukittinggi saat musim hujan, agak luar biasa,” tukas Musmulyadi. (*)

 

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co