Selasa, 25 July 2017, 05:44:49 WIB

Libatkan Lima Provinsi, SOPR 2017 Ditabuh

10 January 2017 11:26 WIB - Sumber : Redaksi - Editor : Riyon    Dibaca : 28 kali

Sejak kemarin hingga 26 Februari mendatang bakal digelar Sumatera Olympiad Roadshow Parabek (SORP) 2017. Iven ini untuk tingkat SD/MI sederajat dalam bidang matematika yang bakal dikuti oleh lima provinsi. Yakni Sumbar, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, dan Bengkulu.

Dari lima provinsi tersebut terdapat tujuh regional. Yakni, regional satu dengan lokasi Bukittinggi yang diadakan kemarin. Lalu regional dua di Padang pada  hari ini.

Regional tiga di Dharmasraya pada 23 Januari 2017, regional empat di Jambi pada 25 Januari 2017, regional lima di Bengkulu pada 30 Januari 2017, regional enam di Pekanbaru 6 Februari 2017, dan regional 7 di Batam pada 8 Februari 2017. 

“Sedangakan Final diadakan di Bukittinggi di Ponpes (Pondok Pesantren) Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi 26 Februari mendatang,” ungkap Ketua Pelaksana SORP 2017, Taufik.

Taufik menambahkan, pada regional pertama SORP 2017 diadakan di Ponpes Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi. Kali ini diikuti sekitar 600 peserta dari Bukittinggi, Agam Timur, Payakumbuh, Limapuluh Kota, Batusangkar, Padangpanjang, Lubukbasung, Pasaman, dan Pasaman Barat.

SD yang paling banyak ikut dalam SORP 2017 tersebut adalah dari SDN 13 Parakjua, Tanahdatar. Peserta dikirim untuk mengikuti uji kemampuan tersebut sebanyak 67 orang. “Kita memberikan bingkisan kepada SD tersebut karena peserta terbanyak yang ikut SORP di regional satu ini,” sebut Taufik.

SORP 2017 akan memperebutkan piala bergilir serta lepas. Untuk juara I di samping mendapatkan piala bergilir dan lepas, juga mendapat tabanas Rp 3 juta, juara II mendapatkan piala lepas dan uang Rp 1,5 juta, juara III dapat piala dan uang Rp 1 juta.

“Sedangkan untuk harapan I mendapatkan piala serta uang tunai Rp 750.000 dan semua peserta mendapatkan sertifikat,” katanya.

Sementara itu, Ustad Ilham pimpinan ponpes tersebut mengatakan, SORP 2017 ini diadakan di samping sosialisasi Pondok Pasantren Thawalib Parabek, juga menguji kemampuan anak. “Sejauh mana kemampuan anak, bagaimana kemampuannya melaksanakan ujian akhir nantinya,” tuturnya.

Dengan SORP ini diharapkan masing-masing sekolah bisa melihat sampai di mana kemampuan anak-anak didik mereka.

“Satu lagi, kita bisa memahami dan memberikan kepada anak didik kita sampai di mana menguasai jati dirinya. Ini merupakan target sekolah sebagai sarana untuk menambah ilmu. Dengan adanya kegiatan ini, kami bisa mengukur sejauh mana kemampuan mereka,” paparnya. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co