Rabu, 22 February 2017, 01:47:27 WIB

Pelaku Menangis Dipelukan Anaknya

10 January 2017 11:29 WIB - Sumber : Rifa Yanas - Padang Ekspres - Editor : Riyon    Dibaca : 13 kali

Rekonstruksi Suami Bunuh Istri

Rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Risnawati, 53, pegawai negeri sipil (PNS) Koramil 03 Lubukbasung oleh suaminya sendiri, Sertu Zulman, Kamis (22/12) lalu, berjalan dramatis.

Seusai rekonstruksi di rumah korban, di Suraukariang, Jorong Surobayo, Nagari Lubukbasung, kemarin (9/1), pelaku memeluk anak dan cucunya sambil menangis.

“Adegannya cukup banyak karena sempat terjadi perkelahian antara keduanya. Awalnya menggunakan kayu, kemudian beralih menggunakan pisau yang berujung pada meninggalnya sang istri akibat luka tusukan pada bagian perut bawah,” ungkap Wakil Komandan Denpom 1/4 Sumbar, Mayor CPM Alhendri, kepada para wartawan di lokasi rekonstruksi.

Rekonstruksi yang dimulai sejak pukul 10.00 itu, berlangsung selama empat jam dengan memperagakan 45 adengan. Sertu Zulman yang juga anggota TNI satu kantor dengan istrinya itu, datang menggunakan mobil tahanan dengan mengenakan baju berwarna kuning.

Kedua tangannya diborgol dan dikawal ketat oleh aparat Denpom 1/4 Sumbar bersama anggota Korem 032/Wirabraja. Dikatakan Alhendri, rekonstruksi ini juga menghadirkan cucu almarhum sebagai saksi yang pertama kali menemukan korban. Selain itu, juga didatangkan dua anak kandung korban, juga saksi lainnya dari personel Koramil 03 Lubukbasung.

“Turut dihadirkan juga penyidik Polres Agam dan pengacara tersangka beserta auditor militer sebagai syarat sahnya rekonstruksi,” ujarnya.

Untuk proses lebih lanjut, sambung Alhendri, tersangka Zulman ditahan di markas Denpom 1/4 Sumbar untuk penyidikan. “Dari reka ulang ini, tidak ditemukan keterangan baru yang mengindikasikan adanya keterlibatan pelaku lain. Juga, tidak terdapat tanda-tanda pembunuhan terencana,” tegasnya.

Proses rekonstruksi ini cukup menyita perhatian warga sekitar. Diwawancarai terpisah, Kabag Ops Polres Agam, Kompol Elvi Refnaldi mengatakan, lokasi rekontruksi mendapat pengawalan ketat oleh 200 personel Polres Agam, beserta 30 anggota TNI dan 30 personel Denpom 1/4 Sumbar, dibantu 20 personel Satpol PP Agam.

“Lokasi perlu disterilkan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Rekonstruksi ini sifatnya tertutup, karena diprediksi berlangsung lama. Kami jajaran Polres Agam sifatnya membantu pengamanan saja,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Risnawati diketahui tewas dibunuh Sertu Zulman, personel TNI yang memasuki masa pensiun di Koramil 03 Lubukbasung tak lain suami korban sendiri. Jasad Risnawati ditemukan pertama kali oleh sang cucu, Kevin yang datang menjenguknya usai pulang sekolah.

Wanita paruh baya yang juga berstatus sebagai PNS di Koramil 03 Lubukbasung ini ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Suraukariang, Jorong Surobayo, Nagari Lubukbasung, Kamis (22/12).

Risnawati dimakamkan di tanah ahli warisnya di Silayang, Jorong Siguhung, Nagari Lubukbasung, Jumat (23/12) sekitar pukul 11.00. Korban meninggalkan empat orang anak (dua anak kandung, dan dua anak tiri, red) beserta empat orang cucu.

Sebelum meninggalkan lokasi rekontruksi, isak tangis keluarga korban kembali pecah. Zulman juga terlihat berpamitan dengan beberapa kerabatnya. Selain mencium pipi cucunya, dia juga memeluk kedua anak kembarnya hasil pernikahannya bersama Risnawati sambil menangis. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co