Rabu, 20 September 2017, 07:22:51 WIB

Ibu-Anak Tewas di Galian Bekas Tambang

10 January 2017 12:06 WIB - Sumber : Tim Padang Ekspres - Editor :    Dibaca : 118 kali

Korban Diduga Tergelincir saat Mencuci Kaki

Lubuk bekas galian tambang emas di Jorong Batukudo, Nagari Sungaidurian, Kecamatan IX Koto Sungailasi, Kabupaten Solok, kemarin (9/1), makan korban. Seorang ibu beserta anaknya tewas diduga karena tergelincir ke dalam lubuk sedalam empat meter itu.

Kedua korban bernama Indrawati, 38 dan putrinya Nova Indra Maizona,16. Kepergian kedua warga Jorong Kubang, Nagari Supayang, Kecamatan Payungsekaki ini, membuat buncah sanak keluarganya.

Informasi yang berhasil dihimpun Padang Ekspres, kejadian berawal ketika kedua korban bersama Rosi, 30 yang merupakan bibi Nova, hendak menemui familinya di kampung sebelah, Nagari Sungai Durian, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi. Ketiganya berboncengan tiga menggunakan motor metik yang dikendarai Nova.

Nah, sesampai di lokasi kejadian, Nova memutuskan berhenti guna membasuh kaki sekaligus buang air kecil di telaga bekas galian tambang emas, berjarak sekitar 25 meter dari pinggir jalan. Waktu itu Nova ditemani ibunya Indrawati, sementara Rosi diminta menunggu motor di pinggir jalan.

Sekadar diketahui, sudah menjadi kebiasaan bagi setiap warga Supayang yang hendak menuju Sungaidurian, membasuh kakinya di tepian telaga tersebut, persis di Jorong Batukodo, Nagari Sungaidurian. Lantaran, ruas jalan antar kedua nagari bertetangga tersebut terbilang buruk dan setiap tiba musim hujan selalu becek.

Namun setelah ditunggu lebih kurang 30 menit, Indrawati dan putri sulungnya tidak kunjung kembali. Dengan perasaan waswas, Rosi memutuskan pergi menyusul kedua korban. Kekhawatiran Rosi semakin menjadi-jadi, setelah dia hanya menemukan sepasang sandal berikut selendang milik kakaknya, Indrawati.

Dengan perasaan berkecamuk, Rosi pun memandangi dasar telaga seraya berulangkali berteriak memanggil kedua korban. Khawatir terjadi apa-apa, akhirnya pencarian korban dibantu warga setempat. Termasuk, menyelam ke dasar telaga.

“Kejadian ini di luar perkiraan. Bahkan, mereka tidak sempat berteriak minta tolong sebelum tenggelam,” aku Rosi.

Berselang satu jam kemudian, jasad Indrawati dan anak gadisnya ditemukan di dasar telaga bekas galian tambang tersebut. Jasad Nova pertama kali ditemukan, sesaat kemudian barulah jasad Indrawati.

“Sebelum dibawa ke rumah duka, jasad keduanya sempat dibawa ke puskesmas terdekat. Sesaat kemudian, barulah datang polisi guna melakukan proses penyelidikan,” sebut Asril,31, warga Batukudo, Nagari Sungai Durian.

Hasil pengembangan sementara Polres Solok Kota menyebutkan, ibu korban diduga ikut tewas tenggelam setelah berupaya membantu anaknya.

“Sebelum menolong anaknya, sang ibu sempat membuka sandal dan kerudung di tepiannya curam,” tukas Kapolres Solok Kota, AKBP Susmelawati Sosya didampingi Kasat Reskrim IPTU Joni Isnandar.

Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan asumsi tersebut. Pasalnya, bisa saja ada penyebab lain di balik peristiwa itu. “Kebetulan pengembangan lebih lanjut dipegang Polsek IX Koto Sungai Lasi. Mari kita tunggu informasi selanjutnya,” imbuh Joni.

Kapolsek IX Koto Sungailasi, Iptu Syafar ketika dihubungi Padang Ekspres, enggan memberikan keterangan. “Maaf Pak, saya masih di rumah sakit. Besok saja,” jawabnya melalui pesan singkat. (*)

 

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co