Sabtu, 25 March 2017, 11:03:22 WIB

Lahan Persawahan Diperluas 20 Hektare

11 January 2017 11:12 WIB - Sumber : Rohimuddin - Padang Ekspres - Editor : Riyon    Dibaca : 14 kali

Dukung Ketahanan Pangan di Pasbar

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) meneken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Korem 032/Wirabraja terkait ketahanan pangan 2017. Sedikitnya, 20 hektare  lahan persawahan bakal diperluas untuk meningkatkan produksi padi lebih optimal.

“Kita sudah lakukan MoU perluasan sawah saat Rapat Kerja Nasional dengan Korem 032/Wirabraja Brigjen Bakti Agus Fadjari di Jakarta beberapa waktu lalu,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan, Memizesmita di Simpang Empat, Senin (9/1).

Tahun ini, ada sekitar 20 hektare lahan yang akan diperluas. Tentu dengan kegiatan itu, akan menambah luas sawah dan dapat meningkatkan produksi padi yang lebih optimal.

Data terakhir, Pasbar telah berhasil meningkatkan pro­duksi padi di atas lima per­sen. Atas pencapaian itu, Kabupaten Pasbar memperoleh penghargaan ketahanan pangan da­ri Men­teri Pertanian melalui Gu­ber­nur Sumbar. 

Keberhasilan itu berkat kerja keras semua pihak sehingga ketahanan pangan, khususnya padi dapat terjaga di Pasbar. “Produksi padi sawah pada 2014 mencapai 123.­057 ton di atas 22.510 hek­tare lahan tanam. Sedangkan, produksi padi ladang men­capai 18.762 ton di lahan ta­nam 5.814 hektare,” ujarnya.

Data tersebut kalau dibandingkan tahun 2013, terjadi peningkatan produksi padi sawah seberat 105.959 ton di atas lahan tanam 21.183 hektare. Sedangkan produksi padi ladang tahun 2013 sebanyak 16.169 ton di atas lahan tanam 5.271 hektare.

“Produksi dapat dicapai dengan perbaikan sarana prasarana, bantuan alat mesin, peningkatan indeks pertanian, benih unggul, penerapan sistem tanam jajar legowo, dan pemupukan berimbang,” jelasnya.

Sebelumnya, Dandim 0305 Pasaman Letkol Cosmas Prandito mengatakan, pihaknya siap memberikan dukungan demi mewujudkan swasembada pangan di Pasbar. Apalagi program tersebut wajib sukses sesuai perintah Presiden RI dan Panglima TNI.

“Kami akan lakukan pendampingan dan memberikan bantu­an secara langsung terhadap petani di beberapa daerah, termasuk memantau penyaluran bantuan. Kemudian ikut juga tanam padi serentak,” katanya.

Terpisah, Bupati Pasbar Syahiran  menambahkan bahwa untuk menjamin ketersediaan pangan, maka terus dilakukan inovasi sehingga produksi dan mutu padi meningkat. Begitu juga tanaman holtikultura lainnya. 

Dijelaskannya, sejahtera itu diukur dengan berkurangnya angka kemiskinan, terwujudnya sistem ketahanan pangan, meningkatnya produksi dan produktivitas komoditi pertanian, perikanan dan kelautan.

Lalu peningkatan kesejahteraan petani, terciptanya iklim investasi yang kondusif dan saling menguntungkan. Kemudian, terwujudnya pembangunan yang saling menguntungkan antara sektor pariwisata, perdagangan, jasa dan industri kreatif daerah.

Untuk menunjang tujuan itu, telah dilakukan program cetak sawah di Kecamatan Ranahbatahan 42,35,5 hektare, dan di Jorong Harapantinggan, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau 6,1 hektare.

Sementara secara ekstensifikasi adalah dengan perluasan areal (cetak sawah). Kegiatan itu sinergi dengan penyuluh di lapangan serta dinas terkait untuk pembinaan, pelayanan terhadap kelompok tani.

“Sehingga akan terwujud petani yang mandiri, bertekhnologi modern dan professional menuju petani sejahtera,” katanya. (*)

 

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co