Kamis, 19 October 2017, 08:59:27 WIB

Klaim Serapan APBD 93 Persen

11 January 2017 11:15 WIB - Sumber : Aris Prima Gunawan - Padang Ekspres - Editor :    Dibaca : 47 kali

Evaluasi APBD Padangpariaman 2017 Aman

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengklaim serapan APBD tahun 2016 mencapai 94 persen. Meningkat dibandingkan tahun 2015 lalu.

“APBD Padangpariaman 2016 yaitu sebesar Rp 1,351 triliun. Sedangkan yang telah terserap mencapai Rp 1,260 triliun. Berdasarkan persentase, serapan tersebut mencapai angka 93,29 persen,” ujar Ali Mukhni didampingi Kabag Humas Hendra Aswara, Selasa (10/1).

Minimnya penyerapan anggaran oleh pemerintah daerah, kerap dijadikan tolok ukur memberi rapor buruk atas kinerja birokrasi. Sebab penyerapan anggaran dinilai penting untuk mendorong terciptanya multiplier effect terhadap perekonomian daerah. 

“Pasalnya tahun 2016 lalu, serapan APBD telah mencapai sekita 93,29 persen, sedangkan 2015 APBD Padangpariaman yang terserap yaitu sekitar 91,5 persen,” katanya.

Serapan anggaran yang menggembirakan dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Padangpariaman yakni dalam mengerjakan jalan, irigasi, dan jaringan.

Pasalnya dari dana Rp 206 miliar yang disediakan untuk Dinas PU, terserap mencapai Rp 203 miliar atau 98,7 persen. Sedangan untuk kegiatan gedung dan bangunan, dari Rp 67 miliar yang disediakan telah direalisasikan Rp 62 miliar atau 92,75 persen.

Ali menjelaskan, soal realisasi anggaran pihaknya terus melakukan komunikasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sehingga OPD di bawah koordinasi Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset (DPPKA) Padangpariaman dapat berupaya semaksimal mungkin penyerapan APBD 2016 dalam upaya pembangunan di Kabupaten Padangpariaman.

Kepala DPPKA Padangpariaman, Hanibal mengatakan, realisasi APBD 2016 Pemkab Padangpariaman memang meningkat dibandingkan 2015. Yakni sekitar 91,5 persen menjadi sekitar 94 persen tahun 2016.

Baginya peningkatan tersebut bentuk prestrasi SKPD dalam pengelolaan anggaran. Sedangkan masalah dana sisa lebih perhitungan anggaran (silpa), katanya tersebar di banyak instansi atau SKPD. “Kalau silpa DPRD kami belum dapat laporannya hingga sekarang,” kata Hanibal.

Ketua DPRD Padangpariaman, Faisal Arifin ketika dikonfirmasi soal ini mengatakan, Sekretaris DPRD Padangpariaman sudah menyampaikan serapan anggarannya dan sisa penggunaan dana 2016 di akhir tahun 2016. “Coba tanyakan kepada Sekwan,” katanya.

Sedangkan Sekretaris DPRD Padangpariaman, Suarni Murad saat dikonfirmasi ke nomor telepon pribadinya tidak menjawab.

Evaluasi APBD 2017

Berkaitan dengan evaluasi APBD 2017 Padangpariaman oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, Sekretaris Kabupaten Padangpariaman, Jonpriadi mengatakan, tidak ada permasalahan. Sebab pihaknya sudah mengikuti seluruh anjuran Peraturan Menteri Dalam Negeri.

“Sejak 2 tahun belakang, kami sudah mengacu pada peraturan terbaru Mendagri dalam merancang APBD. Jadi tidak ada lagi memasukkan anggaran yang tidak diperbolehkan seperti dana untuk bantuan sosial,” ujar Jonpriadia saat diwawancarai di ruang kerjanya kemarin.

Kata Jonpriadi, evaluasi APBD 2017 Padangpariaman oleh Gubernur Sumbar terbilang aman. Sebab Gubernur hanya memberikan masukan agar seluruh kuota penetapan anggaran SKPD tetap dipertahankan seperti yang telah ditetapkan tahun-tahun sebelumnya.

Wakil Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan, pengawasan, dan memperkuat koordinasi seluruh OPD di Padangpariaman. Terlebih berkaitan dengan penyerapan anggaran serta penyelesaian masalah di lapangan.

“Serapan anggaran setiap SKPD nantinya tentu harus lebih baik lagi. Jika tidak, tentu akan dievaluasi bahkan dilakukan penggantian pejabatnya,” kata mantan Kepala Badan Amil Zakat Nasional Padangpariaman itu. (*)

 

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co