Kamis, 24 August 2017, 15:52:27 WIB

Karyawan Manggis Raya Terbakar

11 January 2017 11:24 WIB - Sumber : Nanda Anggara - Padang Ekspres - Editor : Riyon    Dibaca : 72 kali

Akibat Lupa Matikan Kompor

Warga dan pengendara yang melintas di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Manggisgantiang, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) digegerkan dengan kobaran api yang membakar satu unit Lapau Nasi Manggis Raya, Senin (9/1) sekitar pukul 22.30.

Seorang karyawan lapau nasi tersebut mengalami luka bakar pada bagian tangan dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi untuk mendapatkan pertolongan. 

Kapolsek Kota Bukittinggi Kompol Zahari Almi saat ditemui di lokasi kejadian mengatakan, diduga warung nasi yang diketahui milik Syahrial, 50, itu terbakar dari percikan kompor yang menyala karena lupa dimatikan karyawannya.

“Informasi yang diperoleh dari keponakan korban, warung nasi tersebut dihuni oleh karyawannya yang bernama Andri. Kebakaran itu disebabkan kompor yang lupa dimatikan, sehingga ada percikan yang menimbulkan ledakan dan sempat membakar tubuh Andri yang lagi tertidur. Andri telah dibawa ke RSAM untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka bakar yang dialaminya,” terangnya.

Menurut Kompol Zahari Almi, pihaknya langsung meluncur seusai memperoleh informasi dan mengamankan lokasi, terutama dari tangan-tangan usil yang ingin memanfaatkan situasi.

“Kami langsung ke sini untuk mengamankan lokasi agar masyarakat tidak mendekat, sehingga memudahkan petugas dalam mengidentifikasi lokasi kebakaran ini, serta mengatur Lalu lintas karena lokasi tepat di depan jalan raya,” terangnya.

Sekretaris Dinas Kebakaran Bukittinggi, Martius Bayu, didampingi Kepala Bidang Pengendalian Operasional, Erizal menyebut, api baru dapat dipadamkan satu jam setelah kejadian setelah gabungan pemadam kebakaran dari Bukittinggi, Padangpanjang dan Agam turun ke lokasi.

“Kami tengah melakukan penghitungan kerugian, namun diperkirakan kerugian sementara mencapai Rp 200 juta,” ujar Erizal.

Setidaknya, sebut Erizal, empat unit pemadam dari Dinas Kebakaran Bukittinggi diturunkan ke lokasi untuk menjinakan api yang menghanguskan warung nasi milik korban yang juga kebetulan berada di kawasan ramai.

“Selain itu, juga dibantu dua unit dari pemadam Agam dan satu unit dari pemadam Padangpanjang yang turun bersama 24 petugas,” terangnya. Pihaknya, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat memasak hingga tidak terjadi hal tidak diinginkan.

“Selain itu, kami juga mengimbau dan mengingatkan warga mewaspadai keadaan sekitar, terutama selama cuaca ekstrem beberapa hari belakangan. Kewaspadaan masyarakat sangat kami harapkan mengingat cuaca yang terjadi belakangan ini, kami tidak ingin terjadi sesuatu yang memicu bencana,” tukas Erizal. (*)

 

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co