Kamis, 24 August 2017, 15:49:09 WIB

Masyarakat Galugua Berharap Dialiri Listrik

12 January 2017 11:36 WIB - Sumber : Arfidel Ilham - Padang Ekspres - Editor : Riyon    Dibaca : 26 kali

Warga Jorong Galugua, Jorong Kototongah dan Jorong Tanjuang Jajaran, Nagari Galugua, Kecamatan Kaur IX, berharap mendapat aliran listrik. Pasalnya sampai saat ini nagari di ujung Timur Limapuluh Kota itu, belum pernah teraliri listrik.

”Kita bersama masyarakat sangat berharap agar listrik segera mengalir ke Galugua. Harapan itu sepertinya sudah semakin nyata. Sebab, beberapa waktu lalu pihak PLN Wilayah Sumbar sudah turun ke Galugua mensurvei,” terang Camat Kapur IX, Andri Yasmen kepada Padang Ekspres, Rabu (11/1).

Berbatasan langsung dengan Rokan Hulu, Kampar, Provinsi Riau, nagari terluar Limapuluh Kota ini kondisinya sangat kontras dengan daerah terluar provinsi tetangga. Infrastruktur jalan, listrik dan fasilitas umum lainnya, belum terbangun sempurna di Nagari Galugua.

Sebagai nagari terluar, Galugua memiliki topografi nagari berbukit dan berlembah curam. Tepatnya, pada salah satu perkampungan yang berada di aliran sungai yang mengalir hingga ke PLTA Kotopanjang. Sayangnya, nagari yang berada di hulu sungai untuk menggerakkan turbin listrik itu belum pernah menikmati listrik.

Terdiri dari Jorong Mongan, Galugua, Tanjuang Jajaran dan Kototongah, Galagua memiliki daerah cukup luas. Bahkan, antar satu jorong dengan jorong satunya terpisah hingga puluhan kilometer oleh perbukitan, hutan dan perkebunan.

Sehingga, jaringan listrik tidak menjangkau daerah itu sejak lama. Warga hanya mengandalkan listrik dari dinamo listrik yang diputar menggunakan mesin diesel atau generator listrik berbahan bakar minyak.

Penghasilan warga yang hanya mengandalkan komoditi pertanian dan sedikit sawah, serta kebun karet itu, jelas bertolak belakang dengan biaya hidup tinggi di daerah ini.

Harga bensin bisa mencapai Rp 15 ribu, belum lagi ongkos transpor barang juga lebih tinggi. Begitu pula, harga sayur, kelapa dan kebutuhan lainnya lebih mahal ketimbang di Limapuluh Kota secara umum.

Berdasarkan data PLN yang dirangkum Padang Ekspres melalui Manajer Area Payakumbuh, Faisal Risa, Selasa (10/1) lalu menyebutkan, sekitar 1.000 kepala keluarga membutuhkan listrik di Galugua. Sehingga, menjadi alasan kuat untuk menjadikan daerah ini sebagai prioritas.

”Kita sudah usulkan ke pusat untuk jaringan listrik ke Galugua. Kita berharap Galugua jadi prioritas mendapat program listrik desa (Lisdes) dengan anggaran bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” terang Faisal Risa. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co