Selasa, 21 November 2017, 04:19:25 WIB

SDN 14 Salayo Kekurangan Lokal

12 January 2017 11:51 WIB - Sumber : Riki Chandra - Padang Ekspres - Editor :    Dibaca : 93 kali

Kekurangan sarana dan prasarana sekolah tidak alasan untuk tidak berprestasi. Buktinya, meski belajar bergantian, prestasi murid SDN 14 Salayo cukup membanggakan.

Setidaknya, dari ratusan SDN di 74 Nagari dan 14 Kecamatan di Kabupaten Solok, tingkat kelulusan dan prestasi SDN 14 di Jorong Batupalano, Nagari Salayo ini berada di posisi 30 besar. Sedangkan untuk tingkat Kecamatan, SDN 14 bertengger di posisi kedua pada kelulusan tahun 2015 lalu.

“Alhamdulillah, ini prestasi cukup membanggakan yang pernah diraih SDN 14 yang masih terbilang kecil,” sebut guru agama, Yuni kepada Padang Ekspres kemarin (11/1).

Saat ini kondisi sekolah cukup baik dan bangunannya permanen. Namun, jumlah murid yang meningkat setiap tahunnya perlu penambahan lokal. Yuni mengatakan, jumlah murid kelas 1 hingga kelas 6 mencapai 235 orang.

Sedangkan jumlah lokal untuk belajar hanya 11 ruangan, tiga diantaranya merupakan gudang, perpustakaan dan pentas sekolah. Sementara, satu ruangan kelas disulap menjadi kantor guru-guru, ruangan kepala sekolah dan tata usaha (TU).

“Ruangan menghukum seperti ini, mau tidak mau harus dijalani,” tutur Yuni.

Mensiasati jumlah murid yang terbilang banyak, pihak sekolah memberlakukan masuk pagi dan sore. Sebab, hanya kelas 1 yang memiliki satu kelas. Selebihnya dua kelas. Apalagi, gudang yang dijadikan ruangan cukup kecil dan sempit, hanya dapat menampung 18 murid.

“Makanya, ada yang masuk pagi, dan ada yang sore,” sambung guru olahraga Susnidar yang sudah puluhan tahun mengabdi si SDN 14 Salayo itu.

Di sisi lain, pihak sekolah mengaku sudah pernah mengajukan proposal penambahan ruangan belajar pada Dinas Pendidikan Kabupaten. Namun, hal ini belum dikabulkan terkait masalah sertifikat tanah.

Kendati demikian, kepsek dan para guru tetap memberikan motivasi belajar bagi para murid agar mampu menorehkan prestasi gemilang. Tak hanya di bidang pelajaran formal, tapi juga kegiatan ekstrakurikuler, seperti drum band, badminton dan olahraga lainnya juga selalu aktif di SDN tersebut.

“Kita selalu gugah para murid untuk aktif dan bersemangat dalam menimba ilmu. Sebab, keterbatasan sarana dan prasarana bukan alasan untuk tidak berprestasi,” sebut Susnidar. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co