Jumat, 23 June 2017, 01:40:15 WIB

Apreasiasi Kinerja Bupati Limapuluh Kota, BNPB Kirimkan Helikopter dan Bantuan Operasional

08 March 2017 11:08 WIB - Sumber : Tandri Eka Putra - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 11159 kali

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei memberikan apreasi yang tinggi kepada Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi. Irfendi dinilai telah melakukan langkah yang cepat, tepat dan koordinasi dengan baik.

"Bapak bupati jangan merendah, apa yang dilakukan untuk membantu masyarakat sudah tepat dan cepat," ujar Willem Rampangilei ketika memberikan arahan di hadapan kepala Sestama, Deputi, tim BPBD Sumatera Barat, Forkopinda dan Kepala OPD Pemkab Limapuluh Kota, di posko utama penanggulangan bencana Limapuluh Kota, Senin (6/3) sebelum meninjau lokasi bencana.

Di posko yang berlokasi di gedung lama kantor bupati limapuluh kota, Willem menilai Irfendi Arbi mampu bekerja dengan baik dalam waktu yang singkat. "Bupati Irfendi telah menghadirkan negara di tengah-tengah masyarakat, sesuai dengan Nawacita program kemasyarakatan yang dilaksanakan Presiden Jokowi," ujarnya.

Mantan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado itu mengatakan, pihaknya terkesan dengan apa yang dilakukan Irfendi. Dalam waktu yang singkat bisa melakukan koordinasi dengan unsur pimpinan daerah untuk mengambil langkah-langkah dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat yang terkena musibah bencana.

Sebelumnya, Irfendi Arbi memaparkan bencana yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota. Delapan dari tiga belas kecamatan terkena musibah bencana banjir dan longsor. Kecamatan Pangkalan terdampak paling parah. "Informasi dari warga, inilah banjir dan longsor yang terparah sejak Pangkalan ini ada. Banjir yang meluluhlantakan pemukiman warga dan air mencapai 3 meter. Sehingga nyaris seluruh rumah penduduk terendam," kata Irfendi.

Begitu juga dengan longsor yang membawa korban jiwa sebanyak 6 orang meninggal dunia. Satu orang masih dinyatakan hilang. Delapan mobil juga terseret longsor. Irfendi merinci, 4 orang ditemukan meninggal akibat banjir dan longsor, satu orang hanyut dan satu orang bayi yang baru lahir juga meninggal.

Bupati turun yang langsung ke lapangan itu menyebutkan, ada tiga kecamatan lagi yang penduduknya terisolasi yaitu Jorong Nenang, Kecamatan Bukit Barisan, yang memiliki 160 kepala keluarga (kk), Kecamatan Kapur Sembilan pada Nagari Koto Lamo 1.350 kk dan nagari paling ujung Kapur Sembilan sebanyak 700 kk.

Irfendi meminta Kepala BNPB mendatangkan helikopter untuk mengirim logistik kenagari tersebut. "Sudah tiga hari warga kami terisolasi, mereka membutuhkan makanan dan peralatan lainnya," kata Irfendi. Menyambut hal tersebut, kepala BNPB langsung merespon bahwa akan didatangkan helikopter untuk mengirimkan logistik ke daerah yang disebut bupati. Kepala BNPB yang mengawali karirnya di TNI Angkatan Laut (AL) tahun 1980 itu juga memberikan bantuan dana sebesar Rp500 juta untuk biaya operasional. 

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co