Senin, 24 July 2017, 23:55:21 WIB

Nilai Rata-rata UN Kota Padang Turun

17 June 2017 11:29:41 WIB - Sumber : Rudi Effendi - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 28 kali

SMPN 1 dan SMPN 8 Padang berhasil mempertahankan posisinya sebagai peringkat 1 dan 2 tingkat Sumbar nilai rata–rata Ujian Nasional (UN) tahun ini. Kedua sekolah yang baru pertama kali melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) itu bahkan mengalami peningkatan dari segi nilai siswanya.

“Alhamdulillah, UN tahun ini kami mendapatkan hasil yang sangat memuaskan,” ujar Hakim, Kepala SMPN 1 Padang kepada Padang Ekspres, kemarin (16/6). Tidak hanya itu, sambung Hakim, nilai siswanya secara keseluruhan juga mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun lalu.

“Di antara 4 mata pelajaran yang diujikan, Matematika nilai rata–rata yang tertinggi mengalami peningkatan 0,56 persen jika dibandingkan tahun lalu. Menyusul Bahasa Indonesia sebesar 0, 46 persen, IPA sebesar 0,40 persen. Sementara Bahasa Inggris hanya naik sedikit sebesar 0,30 persen,” ungkapnya. 

Turunnya nilai Bahasa Inggris tersebut, menurut Hakim disebabkan soal yang diujikan sedikit melenceng dari kisi–kisi yang telah dipelajari. “Ketiga mata pelajaran selain Bahasa Inggris, soal ujiannya masih sesuai dengan kisi–kisi yang kami ajarkan. Sementara mata pelajaran Bahasa Inggris, standar soalnya lebih tinggi untuk ukuran siswa SMP,” pungkasnya.

Senada, M. A. Riadi, Kepala SMPN 8 Padang menuturkan, sempat waswas karena sistem ujiannya agak berbeda dengan tahun lalu. 
Namun, para siswa ternyata mampu. Bahkan nilai siswa mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun lalu.

Begitu juga menurut Setrial, Kepala SMPN 25 Padang. “Tahun lalu, sekolah kami di peringkat 15 se Kota Padang. Tahun ini, kami bersyukur bisa menduduki posisi 5 untuk Kota Padang dan posisi ke-17 untuk tingkat Provinsi Sumbar. Tidak hanya itu, motivasi siswa kami dalam mengikuti belajar dan ujian juga meningkat dari tahun lalu. Hal ini terlihat dalam hasil UN tahun ini, “ terangnya.

Walaupun dari segi peringkat sejumlah sekolah unggul di Kota Padang mengalami peningkatan, namun dari segi nilai rata–rata UN justru mengalami penurunan dari tahun lalu. Hal ini terlihat dari peringkat Kota Padang yang sedikit mengalami penurunan ke posisi 4 dari sebelumnya posisi pertama se Sumbar. 

Kalau dibandingkan dengan kabupaten/kota yang ada di Sumbar ini, peringkat UN Kota Padang memang sedikit mengalami penurunan. Namun, untuk pelaksanaan, Kota Padang mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Seperti Kemendikbud yang memberikan nilai integritas mencapai 95 persen. 

“Kami bisa mengklaim angka tersebut menjadi  yang tertinggi se Sumbar. Hal tersebut dapat dilihat dari sistem ujian baik UNBK maupun UNKP yang berjalan dengan baik dan tanpa kecurangan,” katanya.

Selain itu, jumlah siswa SMP/MTs se Kota Padang juga merupakan yang tertinggi jika dibandingkan dengan daerah lainnya. Di antara 20 besar peringkat siswa terbaik UN, 19 di antaranya berasal dari sekolah -sekolah yang ada di Padang ini. “Sebanyak 8 SMP di Kota Padang mendapat peringkat 20 besar se Sumbar,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Padang, Ramson.

Bahkan, sebut Ramson, soal untuk UNKP disimpan di 3 sekolah yang justru mengadakan UNBK. Dengan demikian, potensi kecurangan bisa dikatakan nihil. “Ketiga sekolah tersebut seperti SMPN 2, SMPN 7, SMPN 24 dinilai layak dari segi keamanan. Begitu juga menurut Ombudsman Perwakilan Sumatera Barat yang mengapresiasi pelaksanaan UN yang kami laksanakan,” ucapnya.

Hanya saja, menurut Ramson, pihaknya masih menyayangkan masih rendahnya motivasi siswa dalam mengikuti ujian. “Saat ini, UN memang bukan penentu kelulusan. Tapi harus diingat, nilai UN ini menjadi salah satu patokan dalam seleksi penerimaan siswa baru tingkat SMA. Ke depannya, kami akan terus mengimbau kepada seluruh kepala sekolah untuk meningkatkan motivasi siswanya yang mengikuti. Sehingga akan berdampak terhadap peningkatan nilai rata–rata UN ini nantinya,” jelasnya.

Sementara itu, pengamat pendidikan dari UNP, Z. Mawardi Effendi menilai, pelaksanaan UN di Kota Padang sudah mulai menunjukkan ke arah yang lebih baik. Baik dari kedisiplinan maupun kejujuran panitia dan peserta ujian. 

“Hal tersebut dapat terlihat dari tidak adanya kecurangan yang dilaporkan sejumlah pihak. Kemudian, dari segi soal dan pengawas ujian juga tidak mengalami masalah. Agar tahun depan peringkat UN Kota Padang kembali meningkat, pemerintah dapat memperbaiki kualitas guru maupun fasilitas–fasilitas yang ada di sekolah,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan motivasi siswa, baik guru maupun kepala sekolah  harus konsisten dan bersungguh–sungguh memberikan pengarahan dan motivasi kepada siswanya. Meningkatkan motivasi siswa, merupakan salah satu tugas pendidik dan kepala sekolah. 

Sebelum maupun sesudah belajar, guru-guru harus senantiasa memberikan nasihat dan menyadarkan siswanya mengenai tujuan belajar dan tujuan dari hidup ini. “Ketika masing–masing siswa tersebut sudah sadar, otomatis motivasi siswa untuk belajar dan ujian, juga akan meningkat. Mereka akan tergerak hatinya untuk belajar dan memikirkan masa depannya nantinya,” jelasnya. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co