Kamis, 22 June 2017, 21:22:20 WIB

Kiprah Komunitas Kodak Padang

17 June 2017 11:34:05 WIB - Sumber : Mona Triana - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 41 kali

Bermain Musik untuk Beramal

Berbagai cara dilakukan individu maupun kelompok untuk berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan. Salah satunya bermain musik untuk menggalang dana. Seperti dilakukan Komunitas Dunsanak Anti Kemiskinan (Kodak). Seperti apa?

Awal Juni lalu, Padang Ekspres berkesempatan mengunjungi basecamp Komunitas Kodak di kawasan Gunungpangilun. Saat itu, di depan rumah tampak beberapa orang sedang memasak makanan. Makanan itu nantinya akan dibagikan kepada warga sehabis Shalat tarawih.

Komunitas Kodak sendiri merupakan bagian dari Program Peduli Nagari (PPN). Pembina Komunitas Kodak, Budi Karjo Putro menceritakan, awal mula terbentuk komunitas ini dari beberapa anak yang hobi  bermain musik. Hobi tersebut dimanfaatkan untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. 

“Komunitas Kodak didirikan 14 Januari 2016. Anggotanya orang-orang yang hobi bernyanyi,” tutur Budi Karjo Putro kepada Padang Ekspres.

Komunitas Kodak rutin melakukan penggalangan dana di GOR H Agus Salim setiap bulannya. Hasil penggalangan dana tersebut diberikan kepada orang yang membutuhkan. Mereka juga bersinergi dengan lembaga zakat lainnya seperti Dompet Duafa, veteran dan juga program Seribu Sepatu dari PPN.

“Kami menggalang dana seperti ngamen dengan peralatan lengkap. Pemainnya ada anak-anak yang telah kami latih. Bahkan ada yang masih kelas dua SD sudah bisa bermain drum,” tambah Koordinator Kodak, Rizko.

Rizko melanjutkan, selama bulan puasa, setiap harinya Komunitas Kodak rutin membagikan nasi bungkus kepada semua kalangan di Kota Padang. “Misalnya diberikan kepada petugas kebersihan yang membersihkan kota. Siapa pun itu, orang gila pun juga kami beri nasi bungkus. Ada sekitar 30 nasi bungkus yang dibagikan,” terang Rizko yang juga mahasiswa di Politeknik Negeri Padang ini.

Rizko didampingi anggota Kodak lainnya Jacky dan Rendi menambahkan, nama Kodak sendiri terinspirasi dari foto. “Kodak itu artinya kan foto, melalui Kodak ini kami memotret kehidupan masyarakat miskin dan bagaimana kami memberi manfaat bagi mereka,” ucapnya. 

Selain membagikan nasi bungkus, kegiatan Kodak lainnya yakni membagikan sembako kepada orang yang membutuhkan. “Biasanya orang bagi-bagi sembako saat bulan puasa tetapi kami sebelum puasa sudah membagikan sembako kepada yang kurang mampu, misalnya kepada tukang becak,” terang Jacky. 

Sedangkan di bulan Ramadhan ini, Kodak juga melaksanakan kegiatan bagi-bagi takjil di depan Masjid Raya Sumbar. Saat Hari Buku, Kodak juga pernah bersinergi dengan Tanah Ombak dalam pementasan. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co