Kamis, 22 June 2017, 21:07:22 WIB

Pembangunan Pusat Kabupaten Solsel Lamban

19 June 2017 10:48:13 WIB - Sumber : Arditono - Padang Ekspres - Editor : Riyon    Dibaca : 10 kali

Sejumlah Proyek Terkendala

Sebagai pusat kabupaten, pembangunan Padangaro dinilai lamban. Sehingga tak tampak kemajuan daerah ini sejak ditetapkan sebagai pusat Kabupaten Solsel tahun 2003 lalu derdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2003. DPRD Solsel berharap kepala daerah mengatur penggunaan anggaran memaksimalkan pemerataan pembangunan.

“Memang perlu memaksimalkan pembangunan serta pemerataan pembangunan agar Padangaro bisa terlihat sebagai pusat kabupaten,” kata anggota DPRD Solok Selatan, Khamislihat saat ditemui Padang Ekpsres.

Seperti belum tuntasnya Jalan Golden Arm- Padang Aro. Termasuk taman kota ruang terbuka hijau (RTH) yang kini sedang bermasalah. Bila pembangunan infrastruktur jalan tak tuntas hingga tahun 2018, maka ciri-ciri Padangaro sebagai ibukota belum terlihat.

“Kita tetap dorong geliat pembangunan yang secara skala prioritas, dan berharap adanya pemerataan pembangunan di daerah ini,” ungkap Ketua Komisi II Bidang Infrastruktur itu. 

Begitu juga soal percepatan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sehingga sampah yang tidak tertampung di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) segera didistribusikan ke TPA, agar bau busuk tidak menyengat di TPS Golden Arm. 

“Sampah ini berasal dari Muaralabuh dan Sangir. Artinya, perlu percepatan pembangunan TPA,” terangnya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pemukiman Solok Selatan, Adwisd Patris Bimbe menjelaskan, anggaran pelebaran jalan menuju pembangunan TPA di kelok beracun Jorong Jujutan sedang pagu dana Rp1,5 miliar. 

Untuk rehab jembatan juga sudah kita anggarkan sekitar Rp70 juta untuk mengganti papan, bantalan dan lainnya dibutuhkan sarana jembatan itu. “Saat ini kita sedang dalam pelaksanaan pembangunan jalan, pendakian Jujutan yang sangat tinggi kita rendahkan agar pengangkutan sampah berjalan dengan aman nantinya,” katanya. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co