Kamis, 22 June 2017, 21:05:34 WIB

Nilai Zakat Fitrah Pasbar Ditetapkan

19 June 2017 11:03:03 WIB - Sumber : Rohimuddin - Padang Ekspres - Editor : Riyon    Dibaca : 56 kali

Antara Rp 25.000 sampai Rp 35.000

Lebaran tinggal 5 hari lagi. Sebelum Shalat Idul Firti zakat fitrah sudah harus dibayarkan. Baznas Pasbar telah menetapkan besaran zakat fitrah untuk daerah tersebut.

Penetapan ini setelah Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan (Diskoperindag) Pasbar turun ke pasar-pasar mengecek harga bahan makanan pokok seperti beras untuk menentukan besaran zakat fitrah. Penetapan besaran zakat terdiri dari tiga kategori yaitu kategori 1 nilai uangnya Rp 35.000 per orang, kategori 2 Rp. 30.000 dan kategori 3 Rp 25.000.

Besaran zakat fitrah ini naik, karena disesuaikan dengan harga beras yang juga mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu. “Pembayaran zakat fitrah sesuai harga beras yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari. Sehingga patokan dari Baznas Pasbar adalah pertengahan,” kata Ketua Baznas Pasbar Manus Handri di Simpang Empat, kemarin.

Penetapan besaran zakat fitrah, menurut Manus Handri, dari dulu sudah ditetapkan alim ulama sebesar 2,5 kilogram atau setara dengan 3,5 liter beras.

Pihaknya bekerja sama dengan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasaman Barat yang memiliki data harga beras di pasaran dari harga termurah sampai termahal.

Dari data harga beras itu, kata Manus Handri, akhirnya Baznas menetapkan besaran zakat fitrah menjadi tiga kategori. Kepada kaum muslimin diharapkan agar membayarkan zakat fitrahnya melalui masjid-masjid terdekat atau Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan dan nagari.

“Lebih baik membayarkan zakat fitrah maupun zakat harta di lembaga resmi yang memiliki pengelolaan jelas sehingga distribusinya bisa terawasi dengan baik,” ujarnya.  

Tingkatkan Jumlah Zakat

Mengantisipasi banyaknya permintaan penambahan kuota jumlah penerima zakat dari masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menargetkan peningkatan jumlah zakat mencapai Rp 10 miliar pada 2018 mendatang.

“Ya, tahun 2017 ini kita hanya bisa menyalurkan zakat Rp2,7 miliar saja kepada 5.425 mustahiq di Pasbar. Ke depan akan kita tingkatkan agar masyarakat terbantu,” ungkap Ketua Baznas Pasbar  Manus Handri didampingi Wakil Ketua 1, Fahrizal, kemarin.

Dikatakan, pemberian zakat kepada fakir dan miskin merupakan program penyejahteraan masyarakat yang diprioritaskan oleh Baznas Pasbar. Oleh sebab itu, nominal zakat yang akan disalurkan harus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“Saat ini zakat yang dikelola Baznas Pasbar masih sebatas zakat dari ASN Pasbar, untuk zakat pengusaha dan perorangan belum kita jangkau,” katanya. 

Menurut dia, selain penambahan jumlah zakat, ke depan pihaknya juga akan mengupayakan verifikasi data warga miskin di setiap kejorongan sebagai mengantisipasi adanya zakat yang tidak tepat sasaran.

Data penerima zakat di setiap kejorongan di Pasbar sudah melalui tahapan seleksi. Lalu dievaluasi untuk memastikan bahwa zakat tersebut benar-benar diterima oleh warga yang berhak dan membutuhkan.

Wakil Bupati Pasbar Yulianto saat menyerahkan zakat kepada 500 mustahiq di Kecamatan Gunung Tuleh mengatakan, zakat yang diberikan hendaknya dapat membantu memenuhi kebutuhan fakir miskin di Pasbar. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

© 2014 - 2017 Padek.co