Sabtu, 25 November 2017, 16:44:31 WIB

Waspadai Perbatasan Sumbar-Riau

19 June 2017 11:08:58 WIB - Sumber : Arfidel Ilham - Padang Ekspres - Editor :    Dibaca : 47 kali

Rawan Bencana dan Lakalantas

Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto bersama Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Haris Hadis dan Dinas Perhubungan Limapuluh Kota meninjau jalur mudik, Sabtu (17/6). Salah satunya, kondisi jalan lintas Sumbar-Riau yang rawan bencana dan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).

Kewaspadaan di Jalan Lintas Sumbar-Riau mesti ditingkatkan. Terutama jalan di sepanjang Kecamatan Pangkalan hingga Kecamatan Harau. Kondisi jalan tanjakan dan berkelok. Selain itu juga dikenal sebagai kawasan rawan bencana longsor dan banjir.

“Kampar, Riau yang berbatasan langsung dengan Limapuluh Kota, Sumbar merupakan gerbang dua daerah yang diprediksi sangat ramai dilewati kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran nanti. Sehingga dua kapolres di perbatasan melakukan pengecekan jalur secara bersama,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perhubungan, Yuniwal MT kepada Padang Ekspres, Minggu (18/6).

Berdasarkan pantauan di lapangan, hingga ke Nagari Tanjuangpauah, Kecamatan Pangakalan Kotobaru yang berbatasan langsung dengan Kampar, sejumlah titik menjadi perhatian.

“Satu titik di Sibaluang, Nagari Tanjuangpauah, jalan sedikit menyempit akibat terban. Kemudian di kawasan Nagari Kotoalam yang terban akibat bencana longsor beberapa waktu lalu. Saat ini tengah pengerjaan sehingga berpotensi sebagai salah satu penyempitan jalan,” tambah Yuniwal.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Haris Hadis melihat kemungkinan kemacetan di rumah makan, Fly Over Kelok 9 dan SPBU sehingga butuh rekayasa lalu lintas agar tidak  menimbulkan kemacetan.

“Sesuai hasil koordinasi dengan Pak Kapolres AKBP Haris Hadis, kita akan memberlakukan rekayasa lalu lintas. Seperti di SPBU hanya boleh digunakan satu jalur pengisian, kemudian rumah makan wajib memiliki juru parkir. Sementara di Kelok 9 Polres Limapuluh Kota akan memiliki satu posko Ramadaniya,” sambung Plt Kadishub.

Terkait jalan yang terban dan tengah dalam pengerjaan, Plt Kadishub sudah minta pelaksana pengerjaan jalan di kawasan Kotoalam, agar tidak menumpuk bahan di pinggir jalan sehingga arus lalu lintas tak terganggu. “Sebab kita yakin melihat kondisi terakhir, pekerjaan belum akan tuntas saat menjelang Lebaran mendatang,” tandasnya. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co