Rabu, 20 September 2017, 10:53:53 WIB

Lebaran, Layanan BPJS Dimudahkan

16 June 2017 11:04:32 WIB - Sumber : Arfidel Ilham - Padang Ekspres - Editor :    Dibaca : 40 kali

Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS-Kesehatan) dimudahkan dalam prosedur pelayanan selama mudik Lebaran.

Peserta Kartu Indonesia Sehat (KIS), Jamkesmas, Kartu Jakarta Sehat dan Askes mendapatkan kemudahan pelayanan di luar wilayah tanpa harus lapor kantor cabang.

”Peserta JKN-KIS dalam kondisi darurat atau nondarurat bisa dilayani di IGD (Instalasi Gawat Darurat) rumah sakit terdekat yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan di semua wilayah Indonesia. Peserta tidak perlu melapor ke kantor cabang terdekat,” terang Kepala BPJS Cabang Payakumbuh, Dahidin, didampingi stafnya Rosma Dewita, Asfurina dan Junaidi, Kamis (15/6).

Dalam konferensi pers di ruang pertemuan kantor BPJS itu, Kepala Cabang (Kacab) BPJS menyebutkan setiap peserta cukup membawa kartu kepesertaan dan memastikan telah membayar iuran.

“Prosedur pelayanan sederhana tersebut berlaku mulai tanggal 19 Juni hingga 2 Juli mendatang. Artinya, selama masyarakat melakukan perjalanan mudik maupun balik Lebaran,” sebut Dahidin di hadapan Direktur Pelayanan RSUD Adnaan WD Payakumbuh, dr Yanti dan Desmon Korina dari Dinkes, Payakumbuh.

Lebih jauh disampaikan Dahidin, bagi masyarakat yang nantinya akan mudik tentu harus memastikan dulu kartu kepesertaan masih aktif dan terdaftar. Artinya, tidak bermasalah atau mengalami tunggakan iuran.

Terkait kepesertaan, BPJS Kesehatan menyediakan layanan dalam BPJS Mobile untuk melakukan pengecekan kepesertaan. Sedangkan untuk fasilitas kesehatan dapat dilihat melalui website BPJS Kesehatan atau melalui care center 1500400.

”Bahkan, kita juga sudah memiliki aplikasi Mudik BPJS Kesehatan yang dapat di download melalui Google Playstore secara gratis. Di sana disedikan berbagai menu yang berkaitan pelayanan dan informasi BPJS Kesehatan,” sebut Dahidin lagi.

Bagi masyarakat atau peserta BPJS Kesehatan yang telat membayar iuran, kata Dahidin, sesuai aturannya dikenakan denda sebesar 2,5 persen dan membayar tunggakan sebelum kartu bisa diaktivasi lagi.

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adnaan WD Payakumbuh yang diwakili Direktur Pelayanan, dr Yanti menyebutkan, segera memastikan informasi untuk pasien terkait ketersedian ruangan rawat inap bagi pasien.

”Kita juga berencana meluncurkan sebuah aplikasi terkait informasi space (ruang) rawat inap bagi pasien di rumah sakit nantinya saat Lebaran. Jika benar-benar penuh dan tidak tersedia kita akan lakukan rujukan sesuai ketersedian ruang rawat inap rumah sakit kerja sama BPJS Kesehatan lainnya,” terang dr Yanti.

Bagi pasien traveling dengan penyakit kronis agar segera mendaftarkan pengobatan pasien jauh sebelum jadwal pengobatannya. Sehingga, saat berada di Payakumbuh ketika membutuhkan pelayanan dapat diakomodir dengan baik.

Misalnya pasien yang membutuhkan cuci darah dengan metode hemodialisa tidak terganggu atau bisa tetap terlayani, RSUD yang hanya memiliki sebanyak empat unit alat harus menyiasatinya. Sehingga, harus diatur jadwalnya. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co