Rabu, 22 November 2017, 08:55:50 WIB

Pemko Larang Go-Jek, Bina Ojek Lokal

27 September 2017 11:44:13 WIB - Sumber : Wardi - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 29 kali

Mengantisipasi terjadinya gejolak di sejumlah daerah, DPRD dan Pemko Padangpanjang melalui instansi terkait melarang masuknya jasa transportasi ojek online (Go-Jek) ke kota itu.

Ketua DPRD Padangpanjang, Novi Hendri menyebutkan, Padangpanjang telah memiliki sedikitnya 800-an tukang ojek yang tersebar di 31 pangkalan. Keberadaan penyedia jasa angkutan personal yang melayani kebutuhan masyarakat hingga pelosok kota itu sudah terdata secara rinci. 

“Jadi tak dibutuhkan lagi, adanya Go-Jek. Hal ini, agar tidak ada gejolak seperti yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk Padang baru-baru ini,” ungkap Novi Hendri usai peringatan HUT Perhubungan di Gedung M Syafei, Selasa (26/9) kemarin.

Bahkan Novi Hendri menegaskan kepada jajaran Pemko, agar tidak membuka peluang usaha Go-Jek di Padangpanjang, meski adanya potensi penambahan pendapatan daerah. “Jangan melihat adanya potensi penambahan PAD, Pemko lantas memberikan izin usaha terhadap ojek online tersebut,” tegas Novi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Padangpanjang, I Putu Venda menuturkan, jumlah tukang ojek yang sudah terdata sekitar 800 orang lebih tersebut akan diberikan pembinaan dan pengawasan secara rutin. Hal ini mengingat jasa ojek sudah jadi kebutuhan masyarakat yang tidak dapat dipungkiri, meski belum tertera dalam perizinan angkutan.

Dikatakannya, upaya pemerintah dalam mengakomodir kebutuhan masyarakat akan ketersediaan jasa angkutan ojek tersebut telah digawangi Dishub melalui pendataan by name, by addres. Bahkan dalam waktu dekat, instansi terkait segera memvalidasi data jumlah tukang ojek secara rinci dengan pemberian identitas fisik.

“Pak wali kota menyikapi banyaknya tukang ojek di Padangpanjang yang telah terdata selama ini, lebih dirinci dengan pemberian identitas jelas. Di antaranya berupa pemberian kartu pengenal sebagai tukang ojek sesuai pangkalan. Kesempatan ini juga akan jadi pemutakhiran data jumlah riil tukang ojek yang ada nantinya,” kata Venda. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co