Jumat, 20 October 2017, 06:42:26 WIB

Gaek 61 Tahun Cabuli Balita

09 October 2017 13:44:00 WIB - Sumber : Heru Iriawan - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 13 kali

Korban Anak Tetangga Berusia 3 Tahun

Kakek berusia 61 tahun berinisial, AZN tega mencabuli anak tetangganya yang masih berusia tiga tahun. Mirisnya, aksi bejat itu dilakukan pelaku di rumah korban di saat orang tuanya tidak berada di rumah. Puas melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku mengancam korban untuk tidak menceritakan perbuatan pada siapapun.

Namun, yang namanya bangkai, pasti akan tercium juga. Pascamengalami pencabulan, korban mengalami sakit dan enggan untuk makan. Kuatir dengan kondisinya, ibu korban kemudian membawa gadis kecilnya itu ke Puskesmas. Setelah dicek, ternyata korban mengalami infeksi pada kelamin.

Ibu korban kemudian membujuk korban untuk bercerita. Akhirnya, terungkap bahwa korban telah dicabuli oleh pelaku.
Tak terima anaknya telah dicabuli, ibu korban langsung mendatangi Polsek Padang Selatan, Jumat (6/10). 

Menindaklanjuti laporan itu, di hari yang sama, petugas menjemput pelaku ke kediamannya di Seberangpalinggam, Kecamatan Padang Selatan.

Pelaku dibawa oleh petugas ke Polresta Padang untuk diperiksa lebih lanjut. Sedangkan korban dilakukan visum guna melengkapi berkas perkara. Setelah proses pemeriksaan akhirnya pelaku mengakui perbuatannya. Hari itu juga, pelaku langsung diamankan di Polresta Padang untuk pengusutan lebih lanjut.

Pada saat dilakukan pemeriksaan, pelaku berusaha membujuk ibu korban untuk berdamai dan bersedia membayar pengobatan korban. Tapi, nasi telah jadi bubur. Siapa yang mau untuk berdamai atas perbuatan pelaku. Atas persetujuan dari ibu korban, pihak Polsek Padang Selatan kemudian melimpahkan laporan itu ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Padang.

Menurut keterangan pihak kepolisian, kejadian itu terjadi Minggu (24/9) lalu. Saat itu pelaku yang merupakan tetangga korban datang ke rumah korban. Pelaku melihat korban di dalam rumah dan kemudian menanyakan keberadaan ibunya.

Korban yang masih polos memberitahukan kepada pelaku bahwa ibunya sedang tidak berada di rumah. Mengetahui korban sendirian di rumah, nafsu pelaku semakin memuncak. Pelaku kemudian masuk ke dalam rumah dan mengajak korban duduk di ruang tamu. Pelaku berusaha membujuk korban untuk melampiaskan nafsu bejatnya, dan usahanya itu berhasil.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Daeng Rahman, mengatakan setelah membuat laporan adanya perbuatan cabul dan dilakukan visum terhadap korban, pihaknya langsung mengamankan pelaku yang merupakan tetangga dari korban. 

”Korban ini masih balita. Pelaku melakukan perbuatan cabul itu di rumah korban, di saat korban sendirian di dalam rumah. Akibat kejadian itu korban mengalami sakit pada kelaminnya sehingga sempat mendapatkan perawatan medis, namun saat ini kesehatan korban sudah mulai membaik,” terangnya.

Kompol Daeng Rahman mengungkapkan, saat ini pihaknya masih terus memintai keterangan dari saksi-saksi untuk melengkapi berkas perkara. Pelaku masih ditahan di sel tahanan Mapolresta Padang. Jika sudah lengkap, akan segera dilimpahkan ke JPU (Jaksa Penuntut Umum) untuk proses hukum selanjutnya.

”Masih tahap melengkapi berkas perkara. Saat ini masih dilakukan penahanan terhadap pelaku. Selain itu, kita juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk melakukan penanganan terhadap anak untuk mendampingi korban dalam pemeriksaan,” jelasnya. Pelaku akan dijerat Pasal 76e jo Pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara. (*) 

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co