Rabu, 22 November 2017, 08:55:30 WIB

Kedapatan Pungli, ASN Ditindak

12 October 2017 11:08:56 WIB - Sumber : Zulfia Anita - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 20 kali

Pemkab Dharmasraya  akan memberikan tindakan tegas kepada Aparatur Sipil Negara (ASN yang terbukti melakukan pungutan liar (pungli) di luar ketentuan yang berlaku dan akan memberikan sanksi pada yang bersangkutan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal itu ditegaskan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan usai membuka acara Rapat Koordinasi (Rakor) atau sosialisasi Unit  Pemberantasan Pungli (UPP) Provinsi Sumatera Barat di lingkungan Pemkab Rabu (11/10). Kegiatan ini dipusatkan di Auditorium Kabupaten Dharmasraya juga dihadiri Ketua Tim Saber Pungli Dharmasraya Kompol Rendra Eko Cahyono, unsur Forkopimpda, pimpinan SKPD, camat, pewakilan kepala sekolah  dan lainnya.

Bupati berharap masyarakat dapat berpartisipasi dalam pemberantasan pungli di Kabupaten Dharmasraya dalam bentuk memberikan informasi, pengaduan, pelaporan dan lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan efek jera pada aparatur pemerintah.

Menurut Bupati, kehadiran Satgas Saber Pungli harus didukung oleh segenap komponen masyarakat, karena kehadiran Satgas akan memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk berlaku jujur dalam setiap pemberian pelayanan oleh pemerintah. Misalnya dalam pengurusan KTP, KK, STNK, pengurusan perizinan, pembuatan sertifikat tanah dan bentuk pelayanan lainnya.

Salah satu komitmen Pemkab dalam menyelenggarakan pemerintah yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme adalah mengeluarkan kebijakan untuk membebaskan segala bentuk pungutan seperti pengurusan administrasi kependudukan di tingkat nagari hingga kabupaten, serta pemberian biaya operasional kepada TK, SD dan SMP. Otomatis sekolah tidak diperbolehkan melakukan pungutan dalam bentuk apapun.  

Senada diungkapkan Ketua Tim Saber Pungli  Kabupaten Dharamsraya, yang juga Wakapolres Dharmasraya, Rendra Eko Cahyono. 
“Setidaknya sudah ada empat kali sosialisasi yang dilakukan Tim Saber Pungli masing-masing di Kantor Kesbang Pol, Dinas Pol PP, Kantor Wali Nagari Sei Dareh dan ke empat di Auditorium Dharmasraya. Karena sudah ada satu kasus tertangkap tangan yang kini sedang ditangani Polres Dharmasraya yakni di Dinas Perhubungan,” ucapnya.

Kasus tersebut setidaknya jadi pembelajaran bagi OPD-OPD yang lain untuk tidak coba-coba melakukan pungli. Untuk diketahui Tim Saber pungli tidak pernah mencari-cari kesalahan, terungkapnya kasus tersebut karena laporan dari masyarakat dan tidak tertutup kemungkinan juga dilakukan oleh OPD-OPD lain. “Sekali lagi saya tegaskan jadikan ini pembelajaran oleh seluruh warga Dharmasraya khususnya OPD-OPD dan dinas atau instansi yang lainnya,” tegas Rendra. (*) 

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co