Rabu, 18 October 2017, 08:47:28 WIB

Harga Pinang Merangkak Naik

13 October 2017 12:36:48 WIB - Sumber : Elfi Mahyuni - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 11 kali

Harga komoditi pinang di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mulai merangkak naik. Saat ini harga buah pinang mencapai Rp 14 ribu sampai Rp 16 per kilogram (kg) di pasaran. Sebelumnya berkisar Rp 8 sampai Rp 10 ribu per kg. Kondisi ini membuat para petani tersenyum lega.

Andi, petani di Batu Hampa Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) berharap harga pinang terus merangkak naik. Pasalnya, saat harga murah dia tidak panen karena tidak seimbang tenaga  dan hasil yang didapatkan.

Proses pengelolaan buah pinang cukup menguras  tenaga, mulai panen sampai pada pemasarannya. Buah pinang yang sudah dipanen di ladang  harus dicongkel isinya kemudian dikeringkan baru dijual. 

Saat harga anjlok, kebanyakan petani tidak memetik buah pinang. Mereka beralih usaha lain, sembari menunggu harga komoditi ini kembali naik.

Rusli, 38, pedagang pinang di Tarusan Pessel, mengakui sebagian petani memilih tidak panen jika harga pinang murah. Ia terpaksa berkeliling sampai ke pelosok untuk mendapatkan buah pinang yang akan dijual ke toke besar di Padang. “Jika harga pinang murah, komoditi ini sulit didapatkan,” jelasnya.

Wali Nagari Asam Kamba Kecamatan Bayang Syafrudin mengatakan, tingginya antusias masyarakat untuk menanam buah pinang karena hasilnya bisa menambah pendapatan keluarga. Selain padi sawah, para petani tetap membudayakan pinang sebagai tanaman andalan ekonomi keluarga. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co