Rabu, 18 October 2017, 08:48:10 WIB

Hanya 7 Sanggar yang Produktif

13 October 2017 12:37:25 WIB - Sumber : Zulfia Anita - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 11 kali

Seluruh  pengelola sanggar kesenian yang ada di Kabupaten Dharmasraya diminta mengaktifkan kegiatannya serta melengkapi beberapa dokumen yang mendukung legalitas organisasinya, seperti dokumen perizinan, struktur organisasi dan sekretariatnya. 

Semua dokumen tersebut sangat dibutuhkan ketika mengajukan proposal, terutama yang ditujukan pada instansi pemerintah. Sebuah sanggar seyogyanya memiliki dokumen yang lengkap, karena hal ini diperlukan dalam pengurusan bantuan nantinya.

Hal itu ditekankan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Sutan Hendri usai membuka acara  bimbingan teknis (bimtek) dalam rangka meningkatkan kemampuan manajerial pengelola sanggar tersebut. Acara ini diikuti 30 pengelola sanggar se-Kabupaten Dharmasraya. 

“Bimtek ini bertujuan memberikan informasi kepada pengelola sanggar dalam  meningkatkan kemampuan manajerial pengelola sanggar,” tuturnya.

Selain piawai mengelola kesenian, pengelola sanggar juga harus terampil dalam pengelolaan administrasi organisasinya. Selanjutnya, melakukan kerja sama dengan instansi terkait untuk meningkatkan popularitasnya.

“Ada kecenderungan pengelola sanggar seni tradisional lebih mementingkan bagaimana cara bermain. Sedangkan manajemen sanggar untuk mengelola seni tradisional menjadi profesional masih kurang, karena belum banyak asupan pengetahuan,” bebernya.

Pada akhir kegiatan, peserta bimtek dilatih menyusun rencana kerja dan membuat proposal bantuan. (*) 

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co