Rabu, 22 November 2017, 08:56:08 WIB

10 Menit, Dua Kecelakaan

14 October 2017 09:43:17 WIB - Sumber : Wardi - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 18 kali

Satu Tewas, Satu Luka Berat

Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah hukum Polresta Padangpanjang. Kali ini, dua kecelakaan terjadi di Bintungan, Kenagarian Penyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanahdatar  pada Jumat (13/10) sekitar pukul 10.40 dan  10.50. Satu orang meninggal dunia di tempat kejadian peristiwa (TKP) dan satu lainnya mengalami luka berat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan pertama yang terjadi sekitar pukul 10.40. Kecelakaan itu melibatkan satu unit microbus Melsy BA 7826 MU bertabrakan dengan satu unit sepeda motor Honda Scoopy BA 3245 KY. Berselang 10 menit kemudian, kecelakaan kembali terjadi yang berjarak sekitar 50 meter dari TKP sebelumnya antara angkutan Padangpanjang-Bukittinggi jenis L300 BA 1671 NU dengan Honda Supra X 125 BA 3838 WF.

Menurut keterangan saksi mata di TKP, kecelakaan pertama barawal ketika Honda Scoopy BA 3245 KY yang dikendarai Vanni Mardehetri, 27, asal Jorong Kampung Pinang Mundam Sati Sijunjung, menanjak dari arah Padangpanjang. Sesaat sebelum kejadian, dari arah berlawanan (Bukittinggi), microbus yang dikemudikan Dodi Chandra Syahputra, 31, warga Asrama Polisi Marapalam, Kota Padang itu turun dan mendahului kendaraan di depannya sambil mengambil jalur kanan.

“Sepertinya sopir tidak mampu menahan laju bus, ketika mendahului kendaraan di depannya. Sehingga, begitu mengetahui tidak ada ruang untuk bisa masuk, kecelakaan tidak dapat dihindarkan,” tutur saksi mata, Fachrul Hidayat, 30, kepada wartawan di lokasi kejadian.

Sementara, kejadian kedua yang merupakan kecelakaan maut, diduga terjadi akibat  kendaraan Supra X BA 3833 WF yang dikendarai Atma Jaya Efendi, 47, menyenggol pintu oplet BA 1671 NU yang dikemudikan Bujang, 51, warga Parakjigarang, Kota Padang yang hendak menurunkan penumpang di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Padangpanjang Iptu Adityalidarman mengatakan, kendaraan Supra X yang dikendarai warga asal Lubukalung, Kabupaten Padangpariaman itu meluncur cukup kencang dari arah Bukittinggi menuju Padangpanjang. Di tempat kejadian, tampak sang sopir membuka pintu ketika hendak menurunkan penumpang. Diduga, si pengendara tidak menyadari hal tersebut, stank sepeda motor menyenggol bagian pinggir pintu oplet mengakibatkan sepeda motor terlempar sekitar 26 meter dan pengendara terhempas ke aspal hingga meninggal di tempat.

“Berdasarkan olah TKP yang kami lakukan dan keterangan saksi mata di tempat kejadian, sepeda motor saat di lokasi kejadian dengan kondisi jalan turunan melaju dalam kecepatan tinggi. Hal itu terlihat dari akibat yang ditimbulkan, terpental hingga 26 meter dan pengendara terhempas ke aspal cukup keras sehingga mengakibatkan korban meninggal di tempat,” beber Aditya kepada wartawan.

Akibat dari ke dua kecelakaan tersebut, korban pertama mengalami luka-luka cukup serius dan korban ke dua meninggal di tempat. Kerugian materil, masing-masing Rp1,5 Juta dan Rp1 juta. Kendaraan yang terlibat kecelakaan, telah diamankan di Mapolresta Padangpanjang untuk kepentingan penyidikan.

“Korban luka-luka sudah mendapatkan perawatan dan korban meninggal pada kecelakaan lainnya sudah disampaikan ke pihak keluarga yang kebetulan merupakan besan dari Kasat Narkoba Polres Padangpanjang. Sementara untuk kendaraan yang terlibat kecelakaan, sudah kami evakuasi ke Mapolresta agar tidak mengganggu kenyamanan berlalu lintas,” tukas Aditya. 

Pantauan Padang Ekspres di IGD Rumah Sakit Yarsi Padangpanjang, kondisi korban luka yang telah usai mendapatkan perawatan tampak mengalami luka-luka lecet dan patah pada tangan bagian kiri. Namun korban yang ditemani pihak keluarga enggan untuk diwawancarai dan dokter serta petugas medis juga tidak bersedia memberikan keterangan. Sedangkan korban meninggal saat itu telah dibawa pihak keluarga ke Lubukalung, Kabupaten Padangpanjang. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co