Rabu, 22 November 2017, 08:45:18 WIB

KPU Temukan 1.491 Data Keanggotaan Ganda

09 November 2017 13:17:36 WIB - Sumber : Arzil - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 411 kali

25 Di Antaranya Terindikasi ASN-TNI-Polri

Hasil verifikasi partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang cukup mencengangkan. Ditemukan 1.491 data keanggotaan yang ganda, dan 25 data di antaranya terindikasi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) serta TNI/Polri.

KPU menyebut, jumlah data ganda anggota parpol calon peserta pemilu 2019, yang diverifikasi ini tergolong banyak dibandingkan kabupaten kota lain di Sumbar. ”Data ini merupakan hasil penelitian dokumen KTA (Kartu Tanda Anggota, red) dan KTP-e (Kartu Tanda Penduduk, red) atau Suket (Surat Keterangan, red) 14 partai politik yang diserahkan ke KPU Padang hingga masa penutupan pendaftaran, 16 Oktober 2017 lalu,” kata Komisioner KPU Kota Padang, Riki Eka Putra kepada Padang Ekspres di kantor KPU Kota Padang, Rabu (8/11).

Dia menyebutkan, data ganda itu tengah diverifikasi keabsahan dan kebenarannya secara faktual ke lapangan oleh 17 tim yang telah dibentuk KPU Kota Padang. Tim ini bekerja dari 6 hingga 15 November 2017.

Setiap tim verifikasi yang diturunkan KPU beranggotakan 2 orang. ”Dari jumlah 1.491 data keanggotaan yang ganda itu, sebanyak 25 data di antaranya terindikasi sementara sebagai ASN/PNS dan TNI/Polri. Dan dua orang terindikasi berumur di bawah 17 tahun,” ungkap Riki lagi.

Data ganda terbanyak ditemukan di Kecamatan Padang Timur yakni 351 orang. Menurut komisioner ini, ada enam penyebab data keanggotaan parpol yang diserahkan ke KPU tidak memenuhi syarat sebagaimana diatur UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Yaitu, pengurus partai tidak boleh berasal dari unsur PNS, TNI dan Polri. Kemudian, usianya di bawah 17 tahun, ganda internal dan ganda eksternal.

Riki menambahkan, usai tahapan verifikasi faktual, berita acara hasil penelitian administrasi ini akan diserahkan ke masing-masing parpol pada 16-17 November 2017. ”Setiap pengurus parpol, akan diberikan waktu 14 hari untuk memperbaiki data bermasalah itu yakni 18 November sampai 1 Desember 2017,” kata Riki Eka Putra.

Komisioner KPU Kota Padang dari Divisi Teknis, Chandra Eka Putra menyebutkan, Kamis (9/11), pihaknya akan melakukan sosialisasi  pencalonan baik dari jalur partai politik maupun perseorangan di salah satu hotel di Jalan Sudirman.

”Sosialisasi ini kami adakan agar pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, baik dari jalur partai politik maupun jalur perseorangan, bisa menyiapkan berkas pendaftaran dan dokumen persyaratan pendaftaran secara lengkap dan benar,” kata Chandra.

Sosialisasi pencalonan akan terbagi dalam tiga item. Pertama bertemakan sosialisasi PKPU No 3 Tahun 2017 tentang pencalonan. Kedua, sosialisasi Template Format Excel B1.KWK untuk data dukungan calon pasangan perseorangan. Ketiga, sosialisasi Sistem Informasi Pencalonan (silon) pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota pada pemilihan serentak 2018.

”Bagi calon perseorangan, kita harapkan bisa hadir pada acara sosialisasi ini dan membawa satu orang yang akan ditetapkan sebagai operator Sistem Operasi Pencalonan (Silon),” kata Chandra lagi. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co