Rabu, 22 November 2017, 08:41:36 WIB

Pedestrian Diharapkan Ramah Disabilitas

10 November 2017 12:53:10 WIB - Sumber : Almurfi Syofyan - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 44 kali

Pemko: Sudah Sesuai Perda dan Permen PU

Mendekati finalisasi pembangunan pedestrian di sejumlah ruas jalan di Padang, diharapkan ramah disabilitas. Pembangunan mesti mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pemenuhan Kebutuhan Penyandang Disabilitas.

Pantauan Padang Ekspres di kompleks GOR H Agus Salim, dan Jalan Imam Bonjol kemarin, tampak pengerjaan pedestrian sudah memasuki tahap finishing. Namun kedua pedestrian tersebut, belum terlihat ada pegangan khusus bagi penyandang disabilitas seperti di Jalan Permindo yang disebut-sebut ramah bagi penyandang disabilitas. Hal itu, dikeluhkan sejumlah warga.

Seorang warga yang melintas di kompleks GOR H Agus Salim, Rozana, 33, menyebut trotoar yang dibangun di kawasan tersebut cukup lebar. GOR Agus Salim dinilai sudah ramah bagi pejalan kaki. Dia berharap, pembangunan pedestrian dan bangunan lain disesuaikan dengan Perda Disabilitas.

“Tapi tidak ada pegangan bagi penyandang disabilitas di setiap ram. Meski jalur bercat kuning ini penanda bagi kaum disabilitas, tapi trotoar ini belum bisa dikatakan ramah bagi penyandang disabilitas,” sebut wanita berjilbab biru asal Kelurahan Lolongbelanti itu.

Warga yang ditemui di Jalan Imam Bonjol, Irwinsyah, 41 juga berharap pembangunan trotoar harus ramah disabilitas. Seperti di Jalan Imam Bonjol yang dinilainya sudah ramah disabilitas. Menurutnya, pembangunan trotoar yang ada, sudah memperhatikan pemenuhan hak pejalan kaki dan penyandang disabilitas.

“Lihat saja lebar trotoarnya, dua kali lipat jika dibandingkan dengan trotoar lama. Selain itu, juga ada jalur yang dicat berwarna kuning dan paving blocknya timbul. Itu merupakan jalur bagi penyandang disabilitas,” kata pria yang beralamat di Sawahan itu.

Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, (DPUPR) Kota Padang Fadelan Fitra Masta menyebut, pedestrian yang dalam tahap finishing tersebut ramah bagi penyandang disabilitas. “Ya, semua trotoar yang kita bangun pasti memperhatikan keramahan bagi penyandang disabilitas, sehingga di setiap trotoar, ada jalur yang sengaja dicat berwarna kuning, itu diperuntukan bagi kaum disabilitas,” sebutnya.

Menurut dia, setiap pembangunan yang dilakukan oleh DPUPR Padang mengikuti standar dari Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (Permenpu) Nomor 30 Tahun 2006 tentang Pedoman Teknis Fasilitas dan Aksesibilitas pada Bangunan Gedung dan Lingkungan. “Dalam Permen 30 itu, sudah mencakup semuanya, jadi standar pembangunan mengacu ke sana,” sebutnya. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co