Rabu, 22 November 2017, 08:42:20 WIB

Melihat Komunitas Pecinta Sungai Kota Padang

11 November 2017 12:48:11 WIB - Sumber : Rudi Effendi - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 18 kali

Jaga Sungai agar selalu Bersih

Membuat sungai menjadi bersih tidak hanya tugas pemerintah semata. Namun juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Hal ini ditunjukkan komunitas Pecinta Sungai Padang. Seperti apa?

Selama ini Sungai Batang Arau dikenal sebagai tempat bersandarnya berbagai jenis kapal. Tidak hanya bangkai kapal, sampah dari berbagai mulut sungai juga bermuara di sungai yang terletak di Kelurahan Batang Arau Kecamatan Padang Selatan itu.  

Beranjak dari kondisi tersebut, membuat Lurah Batang Harau, Khairul membentuk komunitas pecinta sungai. Anggotanya berasal dari nelayan, kelompok peduli pariwisata (Pokdarwis), karang taruna, tokoh-tokoh masyarakat, hingga anggota Polri dan TNI yang bertugas di sekitar Kelurahan Batang Arau.

Semenjak dibersihkan beberapa pekan lalu, saat ini sungai Batang Arau sudah terlihat lebih bersih jika dibandingkan sebelum-sebelumnya.

Menurut Ketua Pokdarwis, Rudi Anto, sebanyak 50 anggotanya dilibatkan menjadi anggota komunitas tersebut. ”Kami sangat senang menjadi bagian komunitas ini. Selain membuat sungai menjadi bersih, juga dapat menumbuhkan rasa kekompakan dan kekeluargaan sesama warga,” ujarnya kepada Padang Ekspres, kemarin (10/11).

Hal yang sama juga diutarakan Febri Sanusi, 30, Ketua Karang Taruna Kelurahan Batang Arau. “Kami berharap ke depannya, Sungai Batang Arau ini benar-benar bersih dari sampah. Tidak hanya Sungai Batang Arau, namun juga sungai-sungai yang lain di Kota Padang ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Rusdi Ardiantoni, 40, warga RT 05/ RW 03 mengaku sudah lama mengimpikan Sungai Batang Arau ini menjadi bersih dari berbagai jenis sampah. Dan ia mengaku bersyukur dengan kehadiran komunitas peduli sungai yang baru dibentuk sebulan yang lalu itu.

“Jika sungai ini bersih, maka akan berdampak kepada pariwisata di Gunung Padang. Sehingga ketika wisatawan datang ke sini tidak mengeluhkan pemandangan sekitar yang kotor,” ujarnya yang berprofesi sebagai nelayan itu.

Ketua Pembina Komunitas Peduli Sungai Padang, Khairul mengatakan, jumlah anggota komunitasnya tidak kurang dari 200 orang. Pihak yang terlibat dalam komunitas tersebut semua elemen yang ada di kelurahan.

“Alhamdulillah, niat kami untuk menciptakan Sungai Batang Arau ini, didukung penuh oleh warga, Pemko, dan  bapak Maryadi Utama sebagai Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V,” tuturnya.

Sehingga, sambungnya, pada tanggal 8 November lalu, dilaksanakannya launching sekaligus pembersihan Sungai Batang Arau ini. Ke depannya, minimal sekali 2 bulan, pihaknya bersama Balai Sungai akan membersihkan sungai-sungai yang ada di Padang. Dan terutama sekali, Sungai Batang Arau ini.

“Dalam waktu dekat, kami berencana membangun jaring-jaring yang akan dipasang di titik-titik masuknya sampah ke Sungai Batang Arau ini,” pungkasnya. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co