Rabu, 22 November 2017, 08:40:45 WIB

ASN Boleh Dukung Calon Perseorangan

11 November 2017 13:05:58 WIB - Sumber : Arzil - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 15 kali

Bila sebelumnya Aparatur Negeri Sipil (ASN) dilarang memberi dukungan pada incumbent yang akan maju Pilkada, seperti tertuang dalam PP No 53 Tahun 2010. Namun larangan itu tidak berlaku jika ASN memberi dukungan pada calon perseorangan pada Pilkada nanti.

Hal ini terungkap saat sosialisasi pencalonan dan sistem informasi pencalonan (Silon) untuk Pilkada Kota Padang, yang diadakan KPU Kota Padang,  Kamis (9/11). “ASN dibolehkan memberikan dukungan pada bakal calon kepala daerah, tetapi pada calon yang akan maju di jalur perseorangan (independen),” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, Mufti Syarfie di hadapan sejumlah pimpinan partai di Kota Padang.

Alasan adanya “lampu hijau” bagi ASN itu karena faktor ASN memiliki hak pilih. Yang terlarang bagi ASN itu adalah jadi tim sukses pasangan calon, baik itu dari jalur perseorangan maupun partai politik.

Dijelaskan Mufti, para ASN juga tidak dibenarkan jadi anggota partai politik. Sementara, anggota TNI dan Polri aktif tidak dibolehkan sama sekali dalam memberikan dukungan bagi calon perseorangan maupun memberikan suara pada pencoblosan 27 Juni 2018 nanti.

Di sisi lain, Mufti juga mengungkapkan, pasangan calon yang maju dari jalur perseorangan harus mendapat dukungan paling sedikit 41.116 atau 7,5 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumbar pada pemilihan serentak 2015 lalu di Kota Padang, yakni 548.213 jiwa.

“Besaran dukungan 7,5 persen itu, harus tersebar lebih dari 50 persen jumlah kecamatan di Kota Padang yaitu paling sedikit terdapat pada 6 kecamatan,” jelas dia lagi.

Sementara, bagi bakal pasangan calon dari jalur partai politik yang ingin mendaftar dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota Padang 2018, harus memenuhi persyaratan 20 persen jumlah perolehan kursi parlemen hasil pemilihan umum 2014 yaitu 9 kursi atau 25 persen dari jumlah perolehan suara dalam pemilihan umum 2014 lalu, yaitu 84.514 di tingkat Kota Padang.

Komisioner KPU Kota Padang dari Divisi Teknis, Chandra Eka Putra menambahkan, Silon ini adalah aplikasi dari KPU RI yang tujuannya untuk mempermudah pengecekan syarat dukungan. 

Bagi para operator untuk bakal pasangan calon dari jalur perseorangan, yang ingin mengambil username dan password aplikasi Silon, silakan datang ke kantor KPU Padang dengan membawa surat mandat.

Di pihak lain, Ketua KPU Kota Padang, Muhammad Sawati menyampaikan, selain untuk proses sosialisasi, kegiatan ini juga bertujuan untuk proses saling mengenal antara bakal pasangan calon, dengan para penyelenggara pemilihan wali kota dan wakil wali kota Padang 2018. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co