Rabu, 22 November 2017, 08:54:16 WIB

Mengintip Aktivitas SDN 11 Payakumbuh yang Kandidat Adiwiyata Nasional

15 November 2017 13:37:10 WIB - Sumber : Afridel Ilham - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 8 kali

Miliki Pengolah Sampah, Greenhome, Dapur Hidup hingga Toga

Sebagai kandidat sekolah Adiwiyata nasional, SDN 11 Payakumbuh, tim verifikasi adiwiyata nasional terjun langsung ke lapangan. Terutama lingkungan pekarangan dan pola hidup sehat yang ditanamkan. Seperti apa upaya sekolah tersebut?

Pekarangan yang rapi dan bersih, jadi pemandangan di sekolah yang berada di Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kota Payakumbuh ini, dengan suasana lingkungan pendidikan yang nyaman dan pola pembelajaran hidup sehat dengan lingkungan yang bersih sejak dini yang telah menjadi bagian terapan SDN 11 Kota Payakumbuh.

Penyambutan sederhana mengawali kunjungan tim verifikasi adiwiyata nasional yang dikepalai, Pujianto bersama Kasi Peningkatan Kapasitas Kantor Lingkungan Hidup Sumbar, Dasril ke SDN 11 Payakumbuh, Selasa(14/11) pagi.

Pada kesempatan yang dihadiri Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh Jhon Kenedi, Lurah Tigo Koto Diateh Yusrizal dan Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Hasrinaldi, tim menyigi satu persatu keunggulan SD yang dipimpin, Supriati ini.

Tim juga menyempatkan diri untuk melakukan wawancara singkat dengan siswa yang ada hingga penunggu kantin sehat di sekolah. Tidak puas di situ, tim melanjutkan pengamatannya hingga ke WC yang ada di sekolah. Kebersihan di setiap sudut yang diamati sepertinya bakal menjadi bekal meraih Adiwiyata bagi sekolah tersebut.

Tak sampai di sana, Pujianto bersama tim berkeliling melihat lingkungan sekolah, hingga menemukan kebun tanaman obat keluarga, pengolahan sampah dan rumah hijau (greenhome).

Selanjutnya juga ada dapur hidup dengan tanaman kebutuhan dapur dan kolam ikan, hingga berakhir di ruang Kepala Sekolah, ruang majelis guru dan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

“Hasil peninjauan langsung ke lapangan oleh tim, akan dilaporkan kepada Dewan Pertimbangan Adiwiyata (DPA). Sehingga nantinya akan dijadikan bahan pertimbangan untuk penilaian,” ungkap Pujianto yang terkesan dengan kondisi sekolah yang ditemuinya.

Penilaian yang dilakukan tim penilai secara independen itu, intinya bagaimana sekolah yang menerapkan pola hidup bersih dan sehat di sekolah dan menularkannya kepada masyarakat melalui peserta didik.

“Secara umum kita sudah melihat pola hidup sehat dan kriteria penilaiannya di sekolah ini. Hanya saja kita belum bisa memutuskan hasil penilaiannya,” tambah Pujianto.

Sebagai sekolah yang akan mewakili Sumbar, SDN 11 Kota Payakumbuh tentunya menjadi tumpuan harapan Ranah Minang agar mampu menjadi terbaik sekolah Adiwiyata tingkat nasional.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh, Jhon Kenedi menyampaikan, bersama masyarakat SDN 11 dan Pemerintah Kota Payakumbuh, budaya hidup sehat dan peduli lingkungan sudah tumbuh lebih baik.

“Kita yakin, pola hidup bersih dan sehat yang sudah menjadi budaya warga Kota Payakumbuh akan mengantarkan SDN 11 menjadi Adiwiyata terbaik nasional. Jika kita juara tentunya akan dilanjutkan pada adiwiyata mandiri,” harap Jhon Kenedi didampingi Lurah, Yusrizal.

Semua ini, jelas tidak terlepas dari peran masyarakat, tokoh masyarakat dan Kementerian Agama (Kemenag) serta Pemko Payakumbuh.

“Kita serahkan lagi pada Allah, mudah-mudahan penghargaan sekolah berwawasan lingkungan ini berhasil kita raih,” harap Kepala Seksi Kurikulum Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Hasrinaldi didampingi Kasi Pais Kemenag, Yusnita. (*) 

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co