Rabu, 22 November 2017, 08:52:27 WIB

Sekretaris Balai Budaya dan Bahasa Australia Kunjungi Bukittinggi

15 November 2017 13:43:51 WIB - Sumber : Nasrul Tanjung - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 14 kali

Sekretaris Balai Bahasa dan Budaya Indonesia, Victoria dan Tasmania, Australia, Ellen Anderson, diterima Wakil Wali Kota Bukittinggi di ruang kerjanya, Selasa (14/11). Didampingi guru bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Australia, Gusrizal Dt Salubuak Basa, kedatangan Ellen Anderson ke Bukittinggi guna menjajaki program lembaga tersebut untuk 2018. 

Ellen Anderson mengaku sangat senang dapat berkunjung ke Bukittinggi, dan tertarik untuk lebih mempelajari budaya dan bahasa Indonesia, khususnya Bukittinggi, Sumbar. Bahkan, Ellen Anderson, bermaksud untuk menjajaki peluang untuk lebih mempererat hubungan, guna diplomasi budaya dan bahasa antara Australia dengan Indonesia. ”Kunjungan ini merupakan penjajakan awal program yang akan kami laksanakan pada 2018 mendatang,” kata Ellen.

Ia bermaksud untuk lebih mempelajari budaya dan bahasa dengan membawa guru-guru dari berbagai disiplin ilmu ke Bukittinggi tahun depan, lebih kurang selama 2 minggu. Dan, dia juga berharap bisa tinggal berbaur dengan masyarakat setempat. Setelah kembali dari Bukittinggi, ia akan segera melaksanakan rapat dengan timnya dan merancang konsep yang berbeda daripada yang pernah dilakukan di Bandung dan Yogya, dalam program serupa.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Irwandi mengaku, Bukittinggi cocok dijadikan sebagai tempat pembelajaran. Artinya, keputusan Balai Bahasa dan Budaya Indonesia Victoria dan Tasmania, Australia, sudah tepat. ”Terima kasih atas dipilihnya Bukittinggi sebagai tempat pembelajaran budaya dan bahasa bagi lembaga yang berasal dari Australia tersebut. Nanti, kita pelajari konsepnya dan tentunya dituangkan dalam MoU. Intinya, kita bisa melihat apa yang bisa dikerjasamakan nantinya,” ujar Irwandi. 

Irwandi menilai, program ini sangat menguntungkan bagi Bukittinggi dan Australia dalam merajut misi budaya dan bahasa. ”Kita berharap, juga ada kunjungan balasan nantinya dari guru-guru di Bukittinggi untuk belajar di sana,” sebut Irwandi.

Gusrizal Dt Salubuak Basa yang merupakan pengajar di salah satu sekolah di Australia mengatakan, di beberapa lembaga pendidikan menengah Australia, sudah mengajarkan mata pelajaran bahasa dan budaya Indonesia. ”Ini menandakan besarnya perhatian mereka terhadap Indonesia sebagai negara tetangga,” ujar Gusrizal. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co