Rabu, 13 December 2017, 08:15:38 WIB

Ajak Pemuda Majukan Bangsa dan Istikamah pada Ajaran Islam

04 December 2017 13:24:10 WIB - Sumber : Almurfi Syofyan - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 895 kali

Bertemu Boy Lestari, Kompak Majukan Ponpes

Hujan seakan merahmati tabligh akbar Ustad Abdul Somad, Minggu (3/12) pagi. Puluhan ribu jamaah tumpah ruah memadati lantai dua Masjid Raya Sumatera Barat. Ustad kondang alumnus Da’arul Hadist Maroko itu hadir di Padang memenuhi undangan mengisi tausyiah Menapaki Jejak Dakwah Rasulullah SAW.  

Ustad yang terkenal dengan guyonan-guyonan khasnya itu, hadir di tengah para jamaah dengan memakai peci hitam, baju koko putih, dan celana dasar warna hitam serta selempang kain di lehernya. Dalam ceramahnya, ustad asal Riau itu, mengimbau generasi muda agar taat kepada ajaran Islam dan selalu istikamah dalam menjalankannya.

Menurut ustad jebolan Universitas Al Azhar, Mesir ini, sejarah bangsa Indonesia selalu diwarnai pemuda sebagai komponen utama. Pemuda memiliki semangat tinggi untuk melakukan perubahan. Energi positif terpancar ketika melihat suatu kejanggalan pada bumi pertiwi. Namun semua itu harus dibarengi ilmu agama. Jika tidak, bisa salah kaprah.

Melihat kenyataan saat ini, kata ustad Abdul Somad, dibutuhkan sosok pemuda yang dapat melakukan akselerasi perbaikan bangsa. Hal itu dapat terwujud melalui aksi nyata. ”Peran yang dapat membawa kita menuju ke gerbang kesejahteraan, tak lain dan tak bukan harus dipadupadankan dengan agama,” tegasnya sambil berteriak takbir.

Dai kondang itu juga menjelaskan bahwa agama Islam hadir membawa kesejukan dan rahmatanlilalamin bagi semesta alam. 
Persoalan peredaran narkoba juga mendapat sorotan tajam dari dai satu ini. Menurutnya, pengedar dan bandar narkoba harus dihukum dipancung kepalanya karena merusak generasi muda. ”Jadikanlah hukum sebagai efek jera buat para pelaku narkoba yang ingin merusak generasi penerus bangsa ini,” ungkapnya.

Untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa, dia mengajak menyekolahkan anak ke sekolah Islam dan pondok pesantren (ponpes). Dia juga mengajak membangkitkan Islam dengan beberapa hal. Yakni bangkitkan gerakan ekonomi Islam, politik Islam, dan gerakan pendidikan. ”Bila terealisasi semua, maka makmurlah negeri ini termasuk bumi Minangkabau juga,” ujarnya 

Eksiskan Ponpes

Sementara itu, setelah mengisi ceramah di Padang, Ustad Abdul Somad bertemu dengan Ketua Umum Gebu Minang Sumbar Boy Lestari Dt Palindih di Surau Inyiak Datuak Palindih, Jalan Bandara Internasional Minangkabau, kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Boy Lestari dan Ustad Somad mendorong agar ponpes makin eksis dalam melahirkan para pendakwah yang santun, damai dan bisa mempersatukan serta menentramkan umat. ”Seperti Ustad Somad ini. Bagus ceramahnya,” ujar Boy Lestari.

Selanjutnya, kata Boy, dirinya dan ustad Somad juga sepakat mengamankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan dakwah. ”Pertemuan ini sudah dikondisikan oleh Allah dan kami pun satu surau atau satu ideologi,” katanya.

Ustad Somad, kata Boy Lestari, juga berpesan agar dirinya memperkuat hotel syariah yang dimiliki karena itu juga bagian dari dakwah. Boy Lestari didorong terus berdakwah dan memperhatikan ponpes. ”Jangan lelah Pak Datuak berdakwah untuk kepentingan agama, budaya dan umat. Berjalanlah Pak Datuak dengan caranya Pak Datuak, saya berjalan juga dengan jalan saya, dengan satu tujuan ridha Allah SWT,” kata Boy Lestari mengutip pernyataan Ustad Somad.

Terkait penerapan Perda Syariah seperti di Aceh yang pernah disinggung Ustad Somad dalam satu ceramahnya, Boy Lestari sangat mendukung itu diterapkan di Sumbar. Bahkan, kata Boy Lestari, Sumbar seharusnya lebih dulu menerapkannya.

”Aceh justru yang lebih dulu istiqamah. Oleh karena itu, pemda kita di Sumbar mesti komit dan menindaklanjutinya. Bukan seperti sekarang, terkatung-katung antara langit dan bumi. Apa yang pemda ragukan lagi? Kalau pemdanya komit, maka masyarakat, LKAAM, bundo kanduang, alim ulama, cadiak pandai serta pemuda kita tentu mendukung. Kalau Gebu Minang jangan ditanya, kita akan dukung habis-habisan. Jadi, jangan tunggu hari kiamat dulu,” tegas ulama yang juga Ketua Umum Persatuan Tarbiyah Sumbar itu. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co