Selasa, 16 January 2018, 18:48:51 WIB

TPA Penuh, Olah Sampah jadi Pupuk

06 December 2017 14:41:19 WIB - Sumber : Almurfi Syofyan - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 23 kali

Menyorot TPS 3R KSM Melati Kelurahan Rawang

Berawal dari kegusaran hati, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Syaiful NR, bertekad menciptakan tempat pengolahan sampah organik rumah tangga (RT) menjadi pupuk kompos di Kelurahan Rawang. Seperti apa?

Selasa siang (5/11), Padang Ekspres menyambangi tempat pengolahan sampah (TPS) reduce, reuse dan recycle (3R) Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Melati yang terletak di Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan. TPS 3R KSM Melati ini hadir dengan tujuan untuk mengurangi sampah sejak dari sumbernya dengan sistem reduce (mengurangi produk sampah), reuse (menggunakan kembali sampah) dan recycle (daur ulang sampah).

Pembangunan TPS 3R KSM Melati tersebut sudah dimulai sejak 2015 lalu. Idenya muncul setelah terdengar kabar, tempat pembuangan akhir (TPA) Airdingin sudah tak mampu menampung sampah rumah tangga warga Padang. Saat ide pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos tersebut digelindingkan, banyak warga yang tidak tertarik, namun Syaiful NR terus berusaha untuk menjalankan ide gilanya dengan mengumpulkan sampah-sampah rumah tangga yang ada di lingkungannya.

”Setelah beberapa bulan berjalan barulah masyarakat sadar, jika sampah rumah tangga, masih bisa diolah dan digunakan kembali untuk menjadi pupuk bagi tanaman mereka dan bahkan bisa dijual untuk menjadi penghasilan tambahan, nantinya,” ungkap pria 57 tahun itu.

Berkat kerja keras dan hasil yang telah dicapai oleh anggota TPS 3R KSM Melati, disebutkan Syaiful, pihaknya mendapatkan bantuan dari penyaluran pengadaan sarana dan prasarana dari APBN melalui DIPA Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman (PSPLP) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Senin (4/12) pemakaian gedung baru mereka diresmikan.

Untuk mendapatkan bahan baku sampah organik itu, dijelaskan Syaiful, pihaknya menjemput langsung ke rumah-rumah warga menggunakan dua unit becak motor (betor). 

”Untuk saat ini, karena gedung masih baru, kita tidak membeli sampah ke masyarakat, namun diambil saja daripada terbuang. Ke depan jika operasional sudah berjalan lancar dan pihak yang akan membeli pupuk kompos ini sudah ada, sampah masyarakat akan kita beli,” jelas pria yang juga Lurah Telukbayur itu sembari menyebut jika sudah ada beberapa perusahaan yang berminat dengan pupuk kompos olahannya.

TPS 3R KSM Melati saat ini memiliki 24 kotak penampungan. Satu kotak mampu menampung satu ton sampah organik yang bakal diolah menjadi pupuk kompos. Pengolahan sampah organik hingga menjadi pupuk kompos, menurut Syaiful, memakan waktu hingga sebulan dan paling cepat tiga minggu. 

”Saat dalam masa pengolahan, saripati kompos yang keluar dari selang penampungan berupa air, itu merupakan pupuk kompos yang paling diminati oleh para petani, daripada pupuk kompos kering yang kita buat,” jelas mantan Lurah Rawang itu.

Selain memiliki 24 kotak penampungan, gedung TPS 3R KSM Melati juga telah dilengkapi dengan satu unit mesin pencacah, satu unit mesin pemilah dan 200 buah keranjang takakura (keranjang pembuat kompos). ”Tenaga operasional, kita memiliki operaror empat orang, bagian pencacah dua orang, tenaga penyuluh dua orang, serta sekretaris dan ketua masing-masing satu orang,” ulasnya.

Untuk keranjang takakura, pihaknya bakal membagikan kepada seluruh warga agar nanti mereka bisa melakukan pengolahan pupuk kompos secara manual di rumahnya. ”Dampaknya, sampah rumah tangga di kelurahan ini bakal berkurang dan warga memiliki penghasilan tambahan,” harapnya.

Meski terbilang sukses dalam menginisiasi gerakan pengolahan sampah organik melalui TPS 3R KSM Melati, Syaiful masih berharap agar sampah nonorganik yang ada di lingkungannya juga bisa dimanfaatkan seperti sampah organik. ”Namun, tentu kita pastikan pengolahan sampah organik berjalan dengan baik, setelah itu kita buat juga pengolahan sampah daur ulang untuk nonorganik,” tandasnya. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2018 Padek.co