Selasa, 16 January 2018, 18:48:30 WIB

Bawang Merah Bisa Dikembangkan di Padang

07 December 2017 14:20:24 WIB - Sumber : Almurfi Syofyan - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 15 kali

Kebutuhan bawang merah di Kota Padang mendekati 4 ribu ton per tahun. Ironisnya, di daerah yang menjadi ibukota Provinsi Sumbar ini, tidak ada produksi bawang merah sehingga rentan mempengaruhi inflasi.

Kondisi itu diakui Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah saat melakukan panen perdana bawang merah di demplot teknologi produksi bawang merah di Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, kemarin (6/12). Meski begitu, setelah melihat hasil panen, menurutnya, peluang produksi bawang merah mulai terbuka. Yakni, menyusul kerja sama Pemko Padang dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Sumatera Barat dalam pengembangan demplot teknologi produksi bawang merah dataran rendah.

Pengembangan demplot teknologi produksi bawang merah ini diujicoba pada lahan seluas 2 hektare di Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Kototangah. Dengan pemilihan bibit dan sistem pemupukan serta pengendalian hama yang inovatif, sehingga tanaman bawang merah yang diperkirakan tidak cocok di Padang, rupanya mendapatkan hasil mencengangkan.

”Bawang merah yang diperkirakan tidak cocok di Kota Padang, dengan inovasi teknologi yang dikembangkan, ternyata hasilnya tidak kalah dengan bawang merah daerah lain,” kata Mahyeldi Ansharullah. Menurutnya, keberhasilan menanam bawang merah itu, berarti Padang memiliki konsep pertanian perkotaan penunjang kebutuhan terhadap bawang merah sendiri. ”Selama ini kita mendatangkan bawang dari luar Kota Padang. Kenapa tidak dicoba menanam di Kota Padang sendiri” ujar Mahyeldi.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Padang, Edi Dharma menyebutkan, bawang merah dari varietas Kramat 1, Maja, Pikatan dan Biru Lancor dicoba ditanam. Ternyata bisa tumbuh baik dalam cuaca ekstrem seperti yang terjadi belakangan di Kota Padang.(*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2018 Padek.co