Selasa, 16 January 2018, 18:51:02 WIB

Pasokan Lancar, Penjualan Menurun

07 December 2017 14:24:25 WIB - Sumber : Almurfi Syofyan - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 19 kali

Berbeda dengan ikan basah, pasokan ikan asin di Pasar Raya Padang tergolong lancar. Musim hujan yang melanda sebagian besar wilayah Padang sejak satu bulan terakhir tidak mempengaruhi pasokan ikan asin baik dari Pulau Jawa maupun provinsi lain di Sumatera. Hanya saja, sama dengan daging, penjualan ikan asin juga menurun meski ikan basah minim di pasaran.

Penjual ikan asin di Blok II Lantai I Pasar Raya Padang, Muhammad Iqbal, 40, menyebut pasokan ikan asin tergolong lancar meski satu bulan ini sebagian wilayah Indonesia memasuki musim penghujan. ”Pasokan ikan tergolong lancar, karena hujan acap kali turun saat malam hari, jadi tidak terlalu berpengaruh bagi pengusaha ikan asin,” sebutnya kepada Padang Ekspres, Rabu siang (6/11).

Meski pasokan tergolong lancar, dijelaskan Iqbal, jual beli justru mengalami penurunan. ”Daya beli masyarakat cenderung menurun, harusnya jual beli naik karena musim penghujan, namun tidak juga, malah bisa dikatakan menurun,” jelasnya.

Ikan asin yang ia jual berasal dari Pulau Jawa dan Sumatera dengan harga yang masih tergolong stabil seperti saat musim kemarau. Untuk ikan asin jenis soaso dijual Rp 90 ribu per kilogramnya dan ikan asin gambolo aceh dipatok Rp 50 ribu per kilogramnya. 

”Kedua ikan asin ini merupakan komoditi unggulan saat memasuki musim penghujan, namun karena harga cabai masih tergolong mahal, tidak ada peningkatan jual belinya,” ulasnya.

Pedagang ikan asin lainnya, Dasril, 47, juga mengaku pasokan ikan asin satu bulan terakhir masih tergolong lancar. ”Sejauh ini masih lancar. Kalau pun pasokan berkurang tidak terlalu berpengaruh karena daya beli masyarakat juga menurun,” ungkap pria yang berjualan di Blok II Lantai I itu.

Ikan teri kering yang dipasok dari Lubukbuaya, menurut Dasril, dijual Rp 70 ribu per kilogramnya, ikan bada surabaya Rp 60 ribu per kilogramnya dan ikan tete lokal Rp 60 ribu per kilogramnya. ”Harga masih stabil, pasokan lancar, jual beli justru menurun,” ucapnya.

Satu bulan terakhir, disebutkan Dasril, setiap harinya dirinya hanya mampu menjual ikan 10 hingga 15 kilogram ikan. Jika dibanding dua atau tiga bulan belakangan, penjualan bulan ini bisa dikatakan berkurang.

”Ya, kalau dua bulan lalu, dalam sehari bisa terjual 20 hingga 25 kilogram. Padahal, waktu itu pasokan ikan segar masih banyak tak seperti sekarang. Penurunan justru terjadi saat ikan segar mahal di pasaran,” ujarnya.

Salah seorang pembeli, Sumarni, 53, mengaku membeli ikan asin hanya di saat tertentu saja. Apalagi ikan segar sudah mulai beredar di pasaran. ”Ya, kita harus pintar-pintar mengatur pengeluaran, apalagi menjelang akhir tahun ini, saya hanya beli ikan asin setengah kilo, untuk pengganti lauk di rumah, daripada makan ayam terus,” kata warga asal Beroknipah itu. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2018 Padek.co