Selasa, 16 January 2018, 18:48:19 WIB

RM Pasia Piaman Bersertifikat Halal MUI

09 December 2017 13:38:50 WIB - Sumber : Aris Prima Gunawan - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 18 kali

Dukung Pariwisata, Rekomendasikan ke Wisatawan 

Rumah Makan (RM) Pasia Piaman saat ini menjadi satu-satunya rumah makan di Kabupaten Padangpariaman yang memiliki sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar.  

Sertifikasi dan stiker halal MUI Sumbar diserahkan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pemkab Padangpariaman, Jon Kenedi kepada Pimpinan RM Pasia Piaman, Melza Alfitri, Jumat (8/12) di RM Pasia Piaman, Jl. Raya Padang-Bukittinggi, Sungaibuluh, Batang Anai, kemarin.

Jon Kenedi didampingi Kabid Pengembangan Pariwisata, Wiwik Herawati mengatakan, program sertifikasi halal yang baru dilakukan Pemkab Padangpariaman tahun ini, bagian dari program mendukung promosi destinasi halal yang dilakukan Pemprov Sumbar. 
Untuk mendapatkan sertifikasi halal MUI Sumbar itu, rumah makan ini harus melalui proses cukup panjang dan benar-benar selektif.

Sebelum diajukan ke MUI Sumbar, rumah makan yang akan disertifikasi halal, harus ada format dari Dinas Kesehatan Kabupaten Padangpariaman, yang menyatakan sebagai rumah makan layak sehat. Karena itu, tim dari Dinas Kesehatan Padangpariaman, turun ke rumah makan menilai indikator rumah makan layak sehat itu.

 ”Indikator tersebut antara lain, fasilitas sanitasi yang dimiliki rumah makan, dapurnya, kebersihannya, merek produknya dan proses mengolah serta penyajian makanan di rumah makan,” jelas Wiwik.

Setelah mengeluarkan sertifikat layak sehat kepada rumah makan yang telah dilakukan dinilai, maka Dinas Kesehatan mengajukan ke MUI Sumbar untuk diproses sertifikasi halalnya. ”MUI Sumbar lalu menggelar rapat untuk melakukan proses sertifikasi halal. Butuh waktu dua bulan prosesnya,” terang Wiwik.

Tahun ini merupakan tahun pertama dilaksanakannya program sertifikasi halal MUI oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Padangpariaman. Ada lima rumah makan yang mengusulkan proses sertifikasi halal. Namun, dari sertifikasi layak sehat yang dilakukan Dinas Kesehatan, baru RM Pasia Piaman yang lolos penilaian untuk diproses sertifikasi halalnya oleh MUI. 

Untuk sertifikasi halal tahun ini, anggarannya berasal dari dana sharing antara Pemkab Padangpariaman dengan Pemprov Sumbar. “Dananya dana sharing. Kami menganggarkan Rp3,4 juta untuk sertifikasi halal MUI Sumbar tahun ini,” terangnya.

Jon Kenedi mengatakan, program sertifikasi halal ini sangat penting terutama untuk promosi destinasi wisata halal. Dengan telah disertifikasi halal oleh MUI, maka wisatawan yang datang ke Sumbar, maupun ke Padangpariaman, tidak perlu lagi khawatir pergi ke rumah makan. 

Apalagi, wisatawan ke Sumbar ini mayoritas  umat muslim. Selain selektif memilih makanan sesuai selera, faktor higienis, halal dan jaminan bahan-bahannya baik untuk kesehatan, juga menjadi pertimbangan mereka. “Tahun depan, tidak hanya rumah makan, tapi juga hotel dan penginapan akan masuk program sertifikasi halal kita,” terangnya.

Dengan adanya sertifikasi halal, maka dinas tersebut dalam promosi pariwisata akan merekomendasikan wisatawan yang ke Padangpariaman untuk memilih rumah makan yang berlabel halal. 

Pimpinan RM Pasia Piaman, Melza Alfitri menyambut baik rumah makannya telah disertifikasi halal oleh MUI. Ini membuktikan makanan yang disajikan sangat terjamin kualitasnya dan aman untuk kesehatan. Selain itu, juga membuktikan, rumah makan ini memiliki sarana dan prasarana lengkap yang sesuai standar halal MUI.

Kesadaran mengurus sertifikasi halal ini, menurut perempuan yang akrab di sapa Meme ini, merupakan bentuk dukungan RM Pasia Piaman terhadap program pariwisata Pemprov Sumbar dan Pemkab Padangpariaman yang sedang menggalakan destinasi wisata halal. (*) 

 

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2018 Padek.co