Selasa, 16 January 2018, 18:47:25 WIB

Selamatkan Uang Negara Rp 406 Juta

09 December 2017 13:57:28 WIB - Sumber : Yoni Syafrizal - Padang Ekspres - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 16 kali

Kejari Pessel Komit Berantas Korupsi

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) serius memerangi korupsi di daerah tersebut. Selaian melakukan penindakan atau represif juga dilakukan tindakan preventif atau pencegahan.

Demikian disampaikan Kepala Kejari Pessel, Yeni Puspita di ruang kerjanya didampingi Kasi Pidsus Yuharmen Yakub, dan Kasi Intel, Dimas Aditia usai pemasangan stiker imbuan pencegahan korupsi pada kendaraan yang melintasi Jalan H Agus Salim depan kantor Kejari Pessel kemarin.

Pihaknya tidak akan segan-segan menindak siapa saja yang melakukan pelanggaran, terutama korupsi. ”Kejaksaan Negeri Pessel komit melakukan penegakan hukum. Khususnya Korupsi. Kepada masyarakat melalui peringatan Hari Antikorupsi Internasional  ini, saya mengajak untuk bisa saling mengawasi. Terutama sekali tindakan-tindakan yang merugikan masyarakat akibat perbuatan korupsi,” katanya. 

Disampaikan, ada beberapa strategi dan upaya pemberantasan korupsi yang bisa dilakukan. Di antaranya melalui pembentukan lembaga AntiKorupsi, pencegahan korupsi di sektor publik, pencegahan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Kemudian pembentukan tim pengawal dan pengamanan pembangunan dan pencegahan menjamurnya korupsi dengan memasukan pendidikan antikorupsi di sekolah-sekolah atau perguruan tinggi.

”Agar harapan masyarakat ini tercapai, mari kita bersama–sama menguatkan tekad melawan korupsi. Jangan biarkan korupsi merusak bangsa,” tegasnya. 

Yeni Puspita juga menyatakan menentang pungutan liar (pungli) dan mengajak semua instansi pemerintah serta unsur terkait untuk besama-sama-mematuhi aturan sesuai undang-undang yang ada.

Dia juga berharap upaya itu mendapat dukungan dari media, baik cetak, online maupun elektronik. ”Sebab media memiliki peran yang sangat penting dalam mensosialisasikan kepada masyarakat apa itu korupsi,” ujarnya. 

Disampaikan, selama tahun 2017 Kejari Pessel telah menyelamatkan keuangan negara Rp 406 juta dari 12 kasus korupsi dan 4 kasus telah dieksekusi. 

“Beberapa kasus korupsi itu diantaranya, pungutan liar 3 terdakwa, dana desa (DD) 1 terdakwa, pembangunan pabrik es 5 terdakwa, pembangunan PLTMH 3 terdakwa, dan kasus korupsi rangkap jabatan 1 terdakwa,” terangnya. 

Sedangkan upaya pencegahan atau tindakan preventif yang sudah dilakukan adalah melalui kerja sama Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan  Daerah (TP4D) dan sosialisasi ke sekolah-sekolah.  

“ Melalui kerja sama TP4D, ada delapan instnasi yang telah melakukan kerja sama dengan Kejari Pessel. Diantaranya, Dinas Perikanan, PSDA, Dinas Pertanian, BPBD, Koperindag, Kemenang, MAN 2 Pessel, dan PDAM Pessel,” pungkasnya. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2018 Padek.co